Sambut Ribuan Turis Tiongkok, ODSK Tekankan “No Wisata Seks”

Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kanduw (Foto Ist)Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kanduw (Foto Ist)

Manado-Rencana dibuka jalur penerbangan langsung Manado – Tiongkok pada tanggal 3 Juli 2016 mendatang, akan berdampak pada berbagai konsekuensi sosial, selain memberikan kontribusi positiv bagi perekonomian daerah.

Kendati demikian, Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil gubernur Drs Steven OE Kandouw tetap mengantisipasi sekaligus menghimbau agar warga Sulut mampu membentengi diri dari dampak sosial yang bisa terjadi dari kunjungan ribuan turis Tiongkok - China ke Sulut secara terus menerus ini.

"Secara perekonomian hal ini sangat berdampak positiv pada perekonomian daerah, namun dampak sosial lain pada masyarakat Sulut, tetap harus kita ambil langkah antisipasi," aku Gubernur.

"Warga Sulut jangan terpengaruh dengan budaya yang dibawa warga asing, termasuk dari ribuan turis Cina yang akan datang. Kita harus dapat membentengi diri dengan tetap menjaga nilai-nilai luhur budaya kita," imbau pria yang juga Ketua PDI-Perjuangan Sulut ini.

Hal yang sama ikut dikatakan Wagub Drs Steven OE Kandouw. "Kita harus dapat menjaga dari pengaruh turis asing," tutur Wagub.

Bahkan menurut Wagub, kedatangan ribuan turis Cina ini, tetap dipagari dengan kesepakatan menyangkut nilai-nilai sosial di daerah ini. "Seperti kesepakatan bersama dengan pihak pengusaha hingga tour operator tidak ada wisata seks, kalau sekedar hiburan di malam hari bisa lah,"ingatnya.

Karenanya kata Wagub, akan dibentuk gugusan tugas keamanan yang melibatkan aparat keamanan dalam mengamankan kedatangan turis asing ini. "Segala tindak tanduk atau prilaku oknum-oknum yang memanfaatkan kedatangan turis asing akan kami tindak dengan tegas, seperti soal pelayanan yang diberikan dengan menghalalkan prilaku yang melanggar hukum akan ditindak oleh aparat keamanan. Kami harap semua pihak dapat melayani dengan baik kedatangan turis asing ini, agar kesan bagus dibawa pulang para turis ke negaranya, hingga membuat mereka akan mempromosikan ke negara asalnya tentang keindahan dan keramahan masyarakat Sulut, dan ini akan membuat makin banyak turis Cina datang ke daerah kita,"terang Wagub. (tim/sulutonline).