Tunjang Program ODSK, Kementrian PU Anggarkan 30 M untuk RTLH di Sulut

Kondisi pemukiman saat banjir bandang melanda Kota Manado 2014 lalu (Foto Ist)Kondisi pemukiman saat banjir bandang melanda Kota Manado 2014 lalu (Foto Ist)

Manado, Minsel, Bitung Kebagian 27 M untuk Penataan Kawasan Kumuh

Manado-Ini tentunya kabar gembira bagi warga Sulut. Menyusul, Kementerian PU dan Perumahan Rakyat (PU Pera) melalui Ditjen Penyediaan Perumahan pada tahun 2016 ini telah menganggarkan Rp 30 miliar untuk Program Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang akan disalurkan melalui Dinas PU Sulut.

Kepala Dinas PU Sulut, Ir Edy Kenap melalui Kabid Cipta Karya, Ir Hengky Manumpil, mengatakan, program ini akan memberi berkontribusi pada upaya pengentasan kemiskinan yang oleh Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw dikemas dalam program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK).

"Karena memang dari 24 kriteria penduduk miskin, lebih dari setengah indikatornya dilihat dari rumah," ungkap Manumpil.

Dijelaskannya, masyarakat yang mendapat bantuan RTLH tahun 2016 ini, merupakan keluarga-keluarga yang disesuaikan usulan kabupaten/kota tahun sebelumnya. "Menjadi kendala bagi kami dalam rangka realisasi program ini adalah kabupaten/kota yang tidak memberikan data pasti, sedangkan ada yang lokasinya berubah-ubah. Kami kesulitan melakukan ferivikasi," jelasnya.

Ditambahkannya, program ini sudah sementara jalan, dan pihak pemerintah kabupaten/kota sudah siap bantuannya dan segera direalisasikan. Diketahui, selain program bantuan RTLH, ada beberapa program strategis di Bidang Cipta Karya yang tengah dilaksanakan, yakni penataan kawasan kumuh yang diarahkan ke Manado, Minsel dan Bitung dengan anggaran senilai Rp 27 miliar.

Selain itu, ada pula program Pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah dengan membangun pasar, jalan, tambatan perahu dan lainnya. Program ini diarahkan ke Bolmong serta Minsel dengan banderol anggaran Rp 12 Miliar. (tim/sulutonline).