Puan, Sumarsono dan Keisya di Anugerahi Gelar Warga Kehormatan dan Warga Teladan Sulut.

ODSK didampingi Sekdaprov Sulut Ir SR Mokodongan saat acara pemberian gelar warga kehormatan dan warga teladan kepada sejumlah tokoh dan pemimpin nasional.ODSK didampingi Sekdaprov Sulut Ir SR Mokodongan saat acara pemberian gelar warga kehormatan dan warga teladan kepada sejumlah tokoh dan pemimpin nasional.

Manado-Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan duet Olly Dondokambey SE dan Drs Steven Kandouw (ODSK) sebagai Gubernur dan Wagub Sulut dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-52 Provinsi Sulut tahun 2016 ini, telah menganugerahi gelar warga kehormatan dan warga teladan kepada sejumlah tokoh dan pemimpin nasional.

Penghargaan gelar kehormatan ini diberikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE di sela-sela acara Gala Dinner, peluncuran "North Sulawesee" dan malam nominasi AFI 2016, Jumat (23/09/2016) di GKIC Novotel Manado, kepada Ibu Puan Maharani selaku Menko PMK, Ketua DPR RI Ade Komarudin (Akom), Mendikbud Muhajir Efenddy, Dirjen Otda Kemendagri DR Soni Sumarsono MDM, Kezia Warouw, Josep Osdar (Wartawan Senior) dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Rusdi Kirana.

Suasana penganugerahan warga kehormatan dan warga teladan Sulut ini berlangsung meriah sejumlah mantan keluarga Gubernur dan Wagub Sulut, para Bupati/Walikota serta pejabat teras Pemprov ikut pula menyaksikan peristiwa yang baru pertama kali terjadi di daerah ini.

Gubernur mengatakan, Pemprov menyadari pemberian gelar warga kehormatan dan warga teladan kepada sejumlah tokoh dan pemimpin nasional ini karena mereka merupakan sosok katalisator, motivator bahkan dinamisator pembangunan yang telah banyak memberi perhatian bagi kemajuan pembangunan di Sulawesi Utara.

Olly memberi contoh Ketua DPR RI Ade Komarudin walaupun begitu banyak kesibukan di Jakarta namun beliau sudah dua kali datang kesini.”Pertama saat sertijab saya dengan Pak Soni Sumarsono dan di ulang tahun ke-52 Provinsi Sulut,”ungkap gubernur.

Dikatakan, kedatangan Akom ini merupakan kepedulian dan perhatian beliau bagi daerah kita. Ibu Puan selaku Menko PMK sudah Empat kali berkunjung di Manado. Ibu Puan telah banyak memberi perhatian seperti ketika terjadi bencana waktu lalu di Manado, ada banyak bantuan sosial dan tanggap darurat di berikan kepada warga pengungsi korban bencana. Tak hanya itu, terkait dengan masalah perijinan penerbangan langsung Manado-Tiongkok Ibu Puan yang meminta langsung kepada Presiden Jokowi termasuk ijin bebas Visa Bandar udara Sam Ratulangi Manado.

Sementara Dirjen Otda Kemendagri Pak Soni Sumarsono MDM pernah sebagai Penjabat Gubernur Sulut. Untuk Pa Rusdi Kirana, Ouner Lion Air yang juga selaku anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI telah banyak menunjang sektor pariwisata, lewat penerbangan langsung Lion Air setidaknya ada ribuan turis Tiongkok berkunjung di daerah ini. Demikian dengan saudari Kezia Warouw Putri Indonesia 2016.

Mereka ini menurut Gubernur telah memberi sumbangsi nyata terhadap kemajuan pembangunan daerah ini, sembari berharap kiranya penghargaan ini akan terus menyemangati derap langkah pembangunan daerah di Bumi Nyiur Melambai, katanya.

Puan Maharani juga taklupa menyampaikan terima kasih atas penghargaan sebagai warga kehormatan oleh Gubernur Sulut,”Tentu ini sebuah penghormatan bagi saya dan juga keluarga besar Kemenko PMK menjadi bagian dari Sulut. Sebagai beranda terdepan Indonesia, tentu Sulut memiliki peran yang sangat penting bagi pembangunan Indonesia. Karenanya saya bersama keluarga besar Kemenko PMK merasa tersanjung menjadi bagian dari beranda terdepan Indonesia,”tandas Maharani. (tim/sulutonline).