Wagub Harap GMIM Bantu Tingkatkan IPM Sulut

Wagub Kandouw membuka Sidang majelis Sinode Tahunan ke 29  GMIM di gereja GMIM Patmos BunakenWagub Kandouw membuka Sidang majelis Sinode Tahunan ke 29 GMIM di gereja GMIM Patmos Bunaken

Bunaken-Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven Kandouw saat membuka Sidang majelis Sinode Tahunan ke 29 GMIM yang diselenggarakan Selasa (04/10/2016) di gereja GMIM Patmos Bunaken Manado, mengajak kepada para pendeta dan jemaat yang ada dalam persatuan Gereja Masehi Injil Minahasa (GMIM),untuk bersatu bersama membantu pemerintah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IMP) Sulut demi mensejahterakan rakyat.

Wagub Kandouw mengingatkan GMIM harus Tingkatkan Indeks Pembangunan Manusia, Kesejahteraan masyarakat serta tingkatkan juga kesejahteraan pendeta yang melayani di setiap gereja.

“Gereja harus memberi pengajaran pada jemaat untuk mengembangkan diri, GMIM juga harus bisa menekan
Tingkat perbedaan kaya dan miskin dengan memberi penyadaran kepada yang kaya agar mau saling membantu dengan yang kurang mampu,”ingatnya.

Dikatakan, Indeks Pembangunan Manusia Sulut saat ini terus menurun dari peringkat dua nasional menjadi peringkat tujun nasional. Persoalan ini harus kita carikan solusinya. Menurunnya IPM ini, ungkap Wagub Kandouw dikontribusi berbagai bidang di antaranya pendidikan, kesehatan, perumahan, ketersediaan lapangan pekerjaan hingga sandang dan pangan.

"Dengan anggaran kurang dari Rp20 miliar, pemerintah daerah tidak mungkin mampu menggenjot sektor ini sehingga perlu dukungan seluruh elemen masyarakat di daerah ini, termasuk di dalamnya gereja," ujarnya.

Ketua DPRD Sulut periode 2014-2015 itu optimistis, apabila gereja mampu menciptakan peluang bertumbuhnya lapangan pekerjaan, perumahan, pendidikan, kesehatan serta sektor lainnya indeks pembangunan manusia meningkat. "Peran semua pihak termasuk di dalamnya gereja sangat dibutuhkan dalam menciptakan peluang-peluang di sektor pendukung indeks ini," ujarnya.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menambahkan, pemerintah daerah terus berupaya maksimal mengikis angka kemiskinan dengan mengembangkan sektor pariwisata sebagai motor penggerak. Saat ini, kata dia, wisatawan mancanegara yang datang ke Sulut hingga akhir September mencapai 22.300 orang.

"Kedatangan mereka ke Sulut pasti akan memberikan dampak ganda meningkatkan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Selain itu, Wagub Kandouw juga mengingatkan warga GMIM mempertahankan budaya. Sopan santun dan hormat menghormati harus tetap dijaga,mengikis radikalisme. Jaga terus kerukunan sesama GMIM dan jemaat lainnya.”Jadikan Sulut taman sari mini Indonesia. Saling berdampingan dengan mengutamakan kasih antar sesama. Jadilah seperti Kelapa, Padi dan Air,”pesannya.

Mengakhiri sambutan, Wagub Kandouw mengajak melalui sidang tahunan ini dapat menjadikan momentum ini ajang kontemplasi sesama mengintrospeksi diri untuk lebih baik lagi.(tim/sulutonline)