Sudah 160-an Pasien Meninggal Dijalan, ODSK Siapkan RS Tipe B di Bolmong

Wagub Kandouw saat diwawancaraiWagub Kandouw saat diwawancarai

Manado-Kebutuhan pelayanan kesehatan di Sulut, sangat mendesak. Apalagi, data yang yang terungkap sampai saat ini, ternyata sudah sekitar 160-an pasien yang meninggal di jalan dan tidak sampai tertolong hingga ke Rumah Sakit (RS) Prof Kandouw Malalayang Manado.

“Iya, sesuai data yang ada sampai saat ini sudah sekitar 160-an pasien meninggal dijalan. Terutama pasien dari wilayah Bolmong Raya,”ungkap Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Drs Steven Kandouw pada wartawan, Selasa (11/10/2016) malam.

Oleh karena itu, pemerintah provinsi (Pemprov) Sulut mengupayakan adanya penambahan pembangunan RS rujukan bagi daerah yang akses jangkauannya jauh dari RS Kandouw Malalayang Manado yang merupakan RS rujukan satu-satunya di Sulut yang dinilai sudah tidak mampu menampung pasien dari 2,8 juta penduduk se-Sulut.

Keadaan ini, tentu saja membuat Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw (ODSK) sangat prihatin. Untuk itu ungkap Wagub Kandouw, khususnya di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR) sudah harus dibangun RS rujukan tipe B.

"Kita sudah sepakat RS di Bolmong Raya paling tidak tahun depan sudah kelas B, minimal anggarannya menurut saya 25 Miliar supaya langsung jadi,"ingat Wagub Kandouw.

Lanjutnya untuk penyediaan anggarannya secara keroyokan yang ditata dalam APBD Bolmong Raya, Pemprov Sulut dan APBN.(tim/sulutonline).