Meriahkan ACDM – ADDM, Gubernur Buka Pameran Bulan PRB

Gubernur Olly Dondokambey serta Kepala BNPB  Willem Rampangiley, unsur Forkopimda Sulut dan Walikota GSVL saat tinjau peserta pameranGubernur Olly Dondokambey serta Kepala BNPB Willem Rampangiley, unsur Forkopimda Sulut dan Walikota GSVL saat tinjau peserta pameran

Manado-Gubernur Sulut Olly Dondolambey SE membuka pelaksanaan Pameran Peringatan Bulan Pengurangan Resiko Bencana (PRB) di lapangan Mega Mas Manado, Rabu (12/10/2016) sore, yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Gubernur.

Usai peresmian Gubernur didampingi Kepala BNPB Willem Rampangiley, unsur Forkopimda Sulut dan Walikota Manado DR Ir GS Vecky Lumentut (GSVL) meninjau Pameran PRB tersebut.
Gubernur saat melakukan pengguntingan pita
Dalam kegiatan untuk memeriahkan agenda ACDM dan ADDM yang sementara berlangsung di Kota Manado ini. Gubernur mengatakan, pemeran ini dilaksanakan dalam rangka untuk mempromosikan budaya pengurangan resiko bencana, termasuk pencegahan bencana, mitigasi dan kesiapsiagaan.

“Sejak tahun 2009 telah ditetapkan tanggal 13 Oktober sebagai hari peringatan pengurangan reaiko bencana Internasional (International Day for Disaster Risk Reduktion,”ingat Gubernur Dondokambey sembari menambahkan peralatan BNPB baik kendaran dan peralatan medis yang di pamerkan dalam pameran ini semuanya akan di serahkan kepada BPBD Sulut, karena Sulut termasuk salah satu daerah rawan bencana.
Gubernur Olly Dondokambey SE didampingi Walikota GSVL saat mendengarkan penjelasan pejabat BNPB
Sementara Direktur Pemulihan dan Peningkatan Sosial Ekonomi BNPB Ir Siswanto yang juga selaku penanggungjawab Pameran menyebutkan, peringatan PRB relah menjadi agenda nasional yang dilaksanakan setiap tahun sejak tahun 2013 kalu, yang secara berturut-turut disekenggarakan di Kota Mataram NTB (2013), Kota Bengkulu, Bengkulu (2014), dan Kota Surakarta Jawa Tengah (2015). Dalam peringatan Bulan PRB tersebut selalu disertai dengan pelaksanaan pameran Bulan PRB.

“Pada tahun 2916 ini, pameran ini dilaksanakan di Mega Mas Manado dengan tema "Gerakan Pengurangan Resiko Bencana Untuk Ketangguhan", jelas Siswanto sembari menambahkan, pameran ini diikuti 72 Stand rinciannya Provinsi Sulut 15 Stand (Kabupaten/Kota se-Sulut), BPBD Jabar, DKI, Sulteng, Maluku, Malut, Gorontalo, Sulsel, Sultra, Kalimantan dan BPBD Sumbar, serta Instansi terkait lainnya.(tim/sulutonline).