Gubernur: Warga Bantaran Sungai, 2017 Pindah Rusun

ana dari pemerintah pusatGubernur Olly Dondokambey SE, Kepala BNPB Willem Rampangiley dan Walikota GSVL dan Wawali Mor saat peresmian di jembatan Maesa usai menerima bantuan peralatan penanganan bencana dari pemerintah pusat

Manado-Penanganan warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai, sudah sangat mendesak. Menyusul, ancaman banjir bandang terus mengintai. Karenanya, seluruh warga yang ada di kawasan tersebut, diingatkan mendukung program pemerintah untuk merelokasi ke Rumah Susun (Rusun).

“Tahun 2017 Pemerintah Provinsi Sulut dan Pemerintah Kota Manado, siapkan lahan untuk relokasi warga yang ada di bantaran sungai Manado.”, terang gubernur Olly Dondokambey SE pada wartawan usai menerima bantuan peralatan penanganan bencana dari pemerintah pusat, melalui Kepala BNPB RI Willem Rampangiley di kantor BPBD Sulut, Jumat (14/10/2016) sore.

Ditekankan, relokasi sudah harus di lakukan, tahun depan (2017) kita akan siapkan rumah susun bagi warga yang berada di bantaran sungai di wilayah Manado,”Hal ini sudah di rencanakan, jadi masyarakat harus sadar,”ingat Gubernur.

Menurut Gubernur Olly Dondokambey, mau tidak mau masyarakat sudah harus ikut program pemerintah, karena ini demi kenyamana warga,” Program penanganan DAS Tondano yang sudah di lakukan sekarang, jangan ada yang menghambat, jika ada yang menghambat maka dananya bisa hilang, jadi masyarakat harus sadar demi kenyamanan bersama,”pungkasnya.

Dalam kesempatan itu juga, Gubernur mewarning pada seluruh pihak yang terkait pembangunan 1000 unit rumah bagi korban banjir di Pandu, supaya tidak bermasalah dengan hukum. "Termasuk, jika ada fasilitator yang meminta imbalan bagi korban bencana 15 Januari 2014 lalu, akan berhadapan dengan aparat,"tegasnya. (tim/sulutonline)