Tindaklanjuti Instruksi Jokowi, GSVL-Mor Komitmen Berantas Pungli di Manado

Wawali Mor menyalami Presiden Jokowi saat kunjungan kerja di Sulut baru- baru ini bWawali Mor menyalami Presiden Jokowi saat kunjungan kerja di Sulut baru- baru ini b

Manado-Pemerintah Kota Manado di bawah pimpinan Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut – Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE (GSVL-Mor), langsung bergerak cepat. Menyusul turunnya instruksi Presiden Jokowi untuk memberantas praktek Pungutan Liar (Pungli, red) di jajaran pemerintahan.

Untuk itu, Walikota GSVL melalui Wawali Mor menegaskan, jika ada Aparat Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota Manado, terlibat pungli, segera laporkan langsung ke atasan untuk ditindaklanjuti.

“Jika masyarakat mendapati adanya praktek Pungli di instansi pemerintah Kota Manado, segera laporkan, atau langsung lapor ke saya, nanti akan ditindak sesuai aturan yang berlaku,”tegas Wawali Mor pada wartawan, Kamis (20/10/2016).

Menurutnya, sejak dirinya bersama Walikota Manado GSVL di lantik lalu, telah berkomitmen untuk memberantas adanya dugaan praktek Pungli yang ujungnya merugikan masyrakat. “Kami juga terus melakukan pengawasan terutama SKPD yang berkaitan langsung dengan perizinan, maupun di sekolah – sekolah. Jadi tidak perlu lagi mengeluarkan biaya lebih, apalagi menggunakan calo. Sekarang pengurusan izin kalau berkas lengkap satu hari selesai,”tegasnya.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi disela-sela penyerahan sejumlah 1.081 Sertifikat Prona Tahun 2016, bagi masyarakat Sulawesi utara (Sulut) di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Selasa (18/10/2016) lalu menegaskan, agar dalam pengurusan sertifikat, KTP, SIM dan surat –surat ijin lainnya, tidak boleh ada pungutan liar (Pungli).

“Aparat hendaknya hati-hati. jangan pungli. Bila terbukti melakukan pungli, akan ditangkap dan dipecat, Itu saja,” tegas Presiden Jokowi.

Dikatakan Jokowi, dirinya menginginkan rakyat dimudahkan dalam mengurus surat-surat, juga dalam segala hal yang menyangkut birokrasi di pemerintah.“ Bukan urusan nilai rupiahnya, tapi urusan memberatkan, meresahkan dan menjengkelkan masyarakat. Mari kita ciptakan budaya kerja yang bersih, cepat, tanpa pungli, lalu perbaiki sistem pelayanan kepada masyarakat,” tandas Presiden RI Joko Widodo.(tim/sulutonline).