Kantor Konjen AS Bakal Berdiri di Sulut

Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE saat diwawancarai pada Selasa sore di loby kantor gubernur SulutGubernur Sulut Olly Dondokambey SE saat diwawancarai pada Selasa sore di loby kantor gubernur Sulut

Pangkalan Militer Juga Bakal Berdiri di Sulut?

Manado-Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE, mengatakan akan mengusulkan agar kantor Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika bisa didirikan di Sulut. Menyusul Warga Sulut di AS mencapai angka diatas 10.000 jiwa.

“Iya, akan lebih baik jika kantor Konjen AS ada di Sulut,”terangnya pada sejumlah wartawan, Selasa (01/11/2016).

Karenanya ungkap Gubernur itu, rencananya Deputi Wakil Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat untuk Indonesia Brian Mcfeeters, akan berkunjung ke Langowan Minahasa, untuk melihat langsung kondisi daerah itu, dimana banyak warga Langowan yang juga bermukim di Amerika.

Gubernur pun menambahkan, jika Konjen Amerika didirikan di Sulut, maka berbagai keuntungan termasuk diplomasi bisnis akan terbuka.

Sementara buntut adanya latihan militer bersama Pemerintah Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) di Sulut, menimbulkan berbagai spekulasi di masyarakat. Issu ini kemudian di followup sejumlah wartawan.

Saat ditanya soal issu tersebut Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, membantah keras adanya dugaan tersebut. “Ah,,,siapa bilang? Itu kan hanya issu. Apalagi, hal itu merupakan kewenangan pemerintah pusat. Daerah tidak berkompoten membicarakan hal tersebut,”tepis gubernur menjawab wartawan.

Seperti diketahui, pangkalan militer di teluk Subic di pulau Luzon setelah ditutup pada tahun 1992. Sementara sejumlah pulau-pulau terluar yang berada di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud sangat berpotensi untuk dijadikan pangkalan militer. Apalagi dilihat dari segi geografis dan geoposisi sangat strategis. (tim/sulutonline)