Walikota GSVL Ajak Jemaat Dukung Program Relokasi Korban Bencana di Pandu

Walikota GSVL saat ibadah syukur HUT ke-17 GMIM Samaria PakowaWalikota GSVL saat ibadah syukur HUT ke-17 GMIM Samaria Pakowa

Dari Ibadah Syukur HUT ke-17 GMIM Samaria Pakowa

Manado-Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA (GSVL) bersama Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado yang juga Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA, Minggu (06/11/2016) menghadiri ibadah syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Jemaat GMIM Samaria Pakowa.

Ibadah dipimpin Pdt Roy Tamaweol THM ditandai dengan penyalaan dan peniupan lilin ulang tahun oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) Samaria Pakowa Pdt Masri Wawointana Sundah STh bersama Walikota GSVL dan isteri serta Pelayan Khusus (Pelsus) di 10 kolom yang ada.

Dalam sambutannya, Walikota GSVL mengajak jemaat untuk mendukung program pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yakni relokasi korban bencana di Kelurahan Pandu, Kecamatan Bunaken. Apalagi, sebagian anggota jemaat GMIM Samaria Pakowa merupakan korban bencana banjir bandang yang terjadi 15 Januari 2014 lalu.

"Saya ajak di HUT ke-17 Jemaat GMIM Samaria Pakowa ini, marilah kita mendukung program pemerintah lewat relokasi korban bencana di Kelurahan Pandu. Saya teringat 15 Januari 2014 lalu, disini terjadi bencana banjir bandang," tandas Walikota GSVL, seraya menggambarkan lokasi pembangunan rumah korban banjir yang dilengkapi fasilitas umum.

"Kalau ada waktu silahkan datang ke tempat relokasi di Pandu. Disana, rumah-rumahnya sangat layak dan baik. Disana juga akan dibangun fasilitas umum, air, listrik, sekolah, tempat ibadah, Puskesmas dan lainnya," tukas Walikota GSVL.

Selain itu, tambah Walikota, jemaat diminta ikut mendukung program Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw untuk mendatangkan 100 ribu wisatawan pada tahun 2016 ini. "Tetapi ada tantangan bagi kita, memang dilain sisi kedatangan para wisatawan yang banyak kedaerah kita meningkatkan ekonomi masyarakat. Tetapi jangan terpengaruh dengan budaya mereka, tetapi kitalah yang harus bisa mempengaruhi mereka," pungkas Walikota GSVL mengingatkan.

Sementara, Pdt Roy Tamaweol THM dalam khotbahnya yang didasarkan pada bacaan Alkitab Yoel 3 ayat 9 sampai 21 mengatakan penderitaan merupakan awal untuk mendapatkan kebahagiaan. Sehingga, jemaat diajak untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam segala hal. "Yakinlah Tuhan akan mengubah segalanya jika jemaat hidup taat kepada Tuhan," ujar Pdt Tamaweol. Tampak hadir mendampingi Walikota GSVL, sejumlah pejabat teras Pemerintah Kota Manado.(tim/sulutonline)