DPD RI Janji Kawal Soal Penambangan Pulau Bangka ke Presiden

Anggota DPD RI Asal Sulut Ferry TinggogoyAnggota DPD RI Asal Sulut Ferry Tinggogoy

Pulau Bangka-Sembilan senator DPD RI Komite I akhirnya menginjakan kaki di pulau Bangka pada Rabu (08/02). Mereka disambut ratusan warga setempat. Kesempatan inilah dipergunakan warga untuk mengeluhkan keadaan mereka. Dalam dialog tersebut terungkap, warga menolak penambangan biji Besi di tanah leluhur mereka.

Alhasil, para senator sepakat untuk membawa masalah ini ke pusat. Bahkan Ferry Tinggogoy anggota DPD RI utusan Sulut mengatakan siap mengawal aspirasi penolakkan warga akan tambang di Pulau Bangka hingga ke Presiden. Ia bahkan memberikan nomor ponsenya agar warga bisa melaporkan atau mengeluhkan jika terjadi hal-hal yang mengintimidasi warga di Pulau Bangka.

"Pulau hanya cocok untuk pengembangan pariwisata dan perikanan,”kata Tinggogoy yang dibenarkan anggota DPD RI lainnya Muliana dari Sulawesi Barat dan I Wayan Sudirta dari Bali. “Pulau Bangka berdasarkan undang-undang lingkungan hidup dan undang-undang pulau-pulau pesisir tidak bisa dijadikan daerah pertambangan,”timpal mereka.

Sementara Gubernur DR Sinyo Harry Sarundajang yang dikonfirmasi secara terpisah pada Kamis (09/02) soal masalah penambangan biji Besi Pulau Bangka mengatakan, pemerintah provinsi akan selektif dalam merekomendasi pengeluaran ijin tambang.

“Dari sekitar 100-an ijin yang masuk ke kabupaten, baru sekitar 5 ijin yang resmi. Yang pasti, kami akan selektif dalam pemberian ijin pertambangan, dan harus sesuai aturan,”tegasnya. (Baca berita sebelumnya: Bupati Minut Ngotot Pertahankan Ijin Pertambangan di Pulau Bangka, red) – (Tim/sulutonline).

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options