Wagub Kandouw Pimpin “Malendong” Bersih Bunaken

Wagub Kandouw saat memimpin Malendong Bersih BunakenWagub Kandouw saat memimpin Malendong Bersih Bunaken

“Kerjasama Pemprov Sulut Bersama KLH ”

Manado
-Wakil Gubernur Sulut, Drs Steven Kandouw, Jumat (25/11/2016) pagi, memimpin pencanangan gerakan Coastal Clean Up Pulau Bunaken atau Gerakan Malendong (Keroyokan,red) Bersih Bunaken, yang merupakan kerja sama Diktorat Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Pesisir dan Laut, Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dan Pemerintah Provinsi Sulut.

Wagub Kandouw dalam membuka kegiatan itu memberikan apresiasi kepada pihak Kementerian LHK karena telah memberikan perhatian khusus serta menjadikan daerah Sulut sebagai prioritas soal kebersihan dan lingkungan hidup. Dimana persoalan kebersihan dan lingkungan hidup bukan saja dilakukan ketika ada momen seperti ini, namun hal ini harus menjadi kebiasaan dalam keseharian kita dan jadikan sebagai gaya hidup kita.
Wagub Kandouw saat pencanangan kegiatan Malendong Bersih Bunaken
“Upaya pelestarian lingkungan hidup dan kebersihan ini harus jadi gaya hidup kita semua. Bukan nanti dari momentum seperti ini. Maka secara perlahan lahan mindset masyarakat Sulut punya kesadaran kebersihan itu tinggi,'' kata mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Wagub Kandouw mengatakan, Pemprov Sulut maupun Kota Manado punya program yang jelas dan nyata tentang upaya penanggulangan kebersihan dan lingkungan hidup. Pada kegiatan kali ini juga di deklarasikan 'Malendong Bersih Bunaken' dengan empat point penting yakni, Pertama menjaga Kelestarian Taman Nasional Bunaken. Kedua, tidak membuang sampah sembarangan, Ketiga selalu memungut sampah dalam bentuk apapun, dan Keempat, menanamkan hidup bersih diri dan lingkungan sejak dini.

Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Drs MR Karliansyah MS mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut pertemuan gubernur dan menteri di Jakarta waktu yang lalu, dan sekarang terlaksana, “Sadar lingkungan bersih adalah asset, karena itu harus kita jaga,”ingatnya.
Kegiatan Malendong Bersih Bunaken yang juga didukung penuh Kementrian Lingkungan Hidup
Dikatakan, satu satunya provinsi di Indonesia yang tidak menerima tambang adalah Sulut, itu patut di apresiasi. Kelemahan setiap pariwisata di Indonesia adalah keamanan dan kebersihan, di Sulut semua kriteria sudah ada. Karena itu harus dilestarikan.”Marilah terus lakukan gerakan bersih Malendong, jadikan Bunaken sebagai kenangan indah bagi para wisatawan,”pesannya.

Direktur pengendalian pencematan dan kerusakan pesisir dan laut Drs Heru Waluyo MCom dalam laporannya mengatakan, kegiatan tindak lanjut bersama Menteri ini untuk bersih-bersih pantai Bunaken, kebersihan sungai juga akan dilàksanakan, proses edukasi masyarakat tingkat kesadaran dan ubah prilaku agar jadi teladan dan contoh untuk tidak buang sampah sembarangan .
Dalam acara tersebut Wakil Gubernur, Dirjen dan Direktur menyerahkan sejumlah bantuan peralatan kebersihan kepada masyarakat setempat.Turut hadir dalam acara tersebut Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Roy Mewoh yang juga selaku Kaban Lingkungan Hidup, Kadispenda Sulut Drs Roy Tumiwa, Kadis Kehutanan Ir Herry Rotinsulu, serta hadir pula unsur Polisi TNI dan aktivis lingkungan.(tim/sulutonline).