Natal Pemprov Sulut Bersama JIPS, Gubernur: Perbedaan Adalah Perekat Persaudaraan Karena Torang Samua Ciptaan Tuhan

FKUB Papua turut hadir dalam perayaan pra Natal Pemprov SulutFKUB Papua turut hadir dalam perayaan pra Natal Pemprov Sulut

Manado-Sejak memasuki bulan Desember 2016, nuansa Natal begitu kental terasa di Sulut.”Natal merupakan momentum yang paling ditunggu oleh segenap umat Kristiani di seluruh dunia, karena melalui peristiwa Natal Yesus Kristus sang juru selamat turun ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari dosa,”demikian penggalan sambutan Gubernur Olly Dondokambey, SE pada pelaksanaan perayaan Natal tahun 2016, Pemprov Sulut bersama Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS) Jumat, (09/12/2016) di auditorium Mapaluse kantor gubernur Sulut.

Dalam perayaan Natal bersama yang merupakan pertama bagi pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw (ODSK), tersebut, Gubernur mengatakan, terkait dengan peristiwa Natal hendaklah kita memaknainya dengan penuh kesederhanaan dan mampu mengaktualisasikan nilai-nilai kasih suka cita, kekeluargaan dan Damai sejahtera dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Gubernur Olly Dondokambey SE saat memberikan sambutan dalam perayaan pra Natal bersama jajaran Pemprov Sulut, Forkompimda, serta JIP
“Oleh karena itu mari kita memaknai Natal tahun 2016 ini dengan lebih baik antara lain marilah kita merayakan Natal dengan penuh kesederhanaan, hindari dan jauhkan sikap Hedonisme yang hanya akan memenjarakan diri pada keterpurukan ekonomi dan finansial, serta hendaklah dalam memaknai Natal bukan hanya dilakukan dengan sebatas Doa, Puji-pujian, Ibadah atau sebagai eforia lainnya tetapi harus dapat dilakukan dengan instrospeksi agar kedepan ketenangan hati serta damai sejahtera Natal dapat menjadi bagian yang mendasar bagi kita dalam kehidupan sehari-hari. Kita juga harus menjaga kebersamaan antar sesama, sikapi isu negatif dengan kepala dingin dengan tidak terprovokasi, ”ingat gubernur.

Pada bagian lain, Gubernur Olly Dondokambey menambahkan, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) para pegawai harus bergerak maju mempercepat proses pembangunan dengan berlandaskan kasih. Momentum natal ini selalu di tunggu oleh umat Kristiani, kita harus tetap sederhana dan mengaktualisasikan kasih antar sesama.
Ketua TP PKK Sulut Ir Ritha Dondokambey Tamuntuan saat mendampingi Gubernur Olly Dondokambey SE menyalakan lilin Natal
Dalam kesempatan berbahagia itu, Gubernur juga menghimbau agar semua pihak tetap mendukung bersama kepemimpinam Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla demi kesatuan NKRI. Kita harus menjaga konstitusi Indonesia, agar rakyat Indonesia mendapatkan hak sebagai rakyat. Pemerintah terus melakukan revolusi mental dengan merubah sikap agar budaya kebersamaan dan gotong-royong tetap dijaga. Masyarakat di Sulut juga harus mewaspadai segala bentuk bencana alam, jangan terjadi seperti daerah lain.
JIPS bersama pembina DR Jemmy Kumendong dan Jemmy Ringkuangan AP Msi serta Viktor Rarung saat menyanyikan Alangkah Bahagianya Hidup rukun dan Damai
Gubernur juga memberikan diakonia Natal kepada pegawai Golongan 1 dan cleaning service yang bertugas di kantor Gubernur Sulut. Suasana damai juga semakin terasa dengan penampilan dari Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS) yang sebagian beragama Islam, bersama menyanyikan lagu “Alangkah Bahagianya Hidup Rukun dan Damai,” yang menggambarkan kerukunan antar umat beragama di Sulut yang mengedepankan persatuan dan persaudaraan karena Torang Samua Ciptaan Tuhan.
Kepala Biro Kesra dr Hj Bahagia Mokoagouw saat memberikan sambutan
Sebelumnya sambutan pembukaan oleh Kepala Biro Kesra dr Hj Bahagia Mokoagouw dan ibadah dipimpin Pdt Lisye Tamuntuan Makisanti, Mth. Turut hadir dalam ibadah Natal tersebut, Ketua dan segenap anggota FKUB Papua, Unsur Forkopimda Sulut, Ketua TP PKK Sulut Ir Ritha Dondokambey Tamuntuan, Wakil Ketua TP PKK Sulut dr Devy Kartika Kandouw Tanos MARS, Sekretaris Daerah Provinsi Edwin Silangen SE bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Dra Ivone Silangen-Lombok, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, TNI/Polri, FKUB Sulut dan pejabat eselon II Jajaran Pemprov Sulut.(tim/sulutonline)