Kapolda : Tembak Ditempat Bagi Yang Mengancam Natal Nasional

Kapolda Sulut Irjen Pol Wilmar Marpaung (Foto Ist)Kapolda Sulut Irjen Pol Wilmar Marpaung (Foto Ist)

Aparat “Endus” Adanya Ancaman Teroris pada Natal Nasional

Manado-Aksi teroris yang berencana melakukan pengeboman di Istana Negara dan mengancam keselamatan Presiden Joko Widodo berhasil digagalkan pihak berwajib. Aksi biadab tersebut, terindikasi tidak akan berhenti begitu saja, bahkan bisa merembet ke Daerah. Salah satu incaran Teroris yakni Provinsi Sulawesi Utara. Diduga kuat, teroris sementara mengincar Sulut untuk dijadikan target aksi pengeboman berikutnya.

Pasalnya, pada 27 Desember nanti, akan diadakan Natal Nasional yang digelar di Kabupaten Minahasa. Iven nasional ini akan dihadiri Presiden Joko Widodo bersama ibu Negara Iriana Widodo.

Menurut Kapolda Sulut, Irjen Pol Wilmar Marpaung, pihaknya juga telah mengetahui kalau natal nasional nanti, menjadi salah satu target dari teroris. “Iya betul. Jadi terkait pengamanan natal nasional, apalagi ada kunjungan RI 1 (Presiden,red), kita akan maksimal ,” jelas Kapolda kepada wartawan, Selasa (13/12/2016) usai menghadiri penyerahan DIPA di kantor Gubernur.

Menurutnya, dalam mengatisipasi ancaman teroris, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak terkait. “Sejak awal kita sudah berkoordinasi dengan Pangdam untuk menyusun rencana pengamanan Natal nasional nanti agar bisa berjalan dengan baik,” ungkap Marpaung sembari menambahkan pasukannya telah disiapkan untuk mengantisipasi ancaman teroris.

“Kami juga sudah mempersiapkan Sniper-sniper dan Jihandak. Kalau ada yang coba mengganggu, kita akan tindak tegas termasuk juga tembak ditempat,” tegas Marpaung.

Pihak Intelkam juga lanjut Jenderal Bintang Dua ini terus Mobile dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan. “Intelkam terus menjalankan operasinya. Kami juga sementara mengawasi salah satu terduga Teroris yang saat ini ditahan di Lembaga pemasyarakatan yang ada di Sulut. Begitu juga diperketat wilayah-wilayah perbatasan serta melakukan razia,” ucap Marpaung.

Hal senada juga diungkapkan Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Ganip Warsito. “Selain dari Polri, kami juga turut membantu pengamanan Natal nasional di Sulut. Wilayah perbatasan juga terus diperketat. Pengamanan presiden sudah ada prosedurnya dan itu yang akan dilakukan pada pelaksanaan Natal nasional,” tegas Pangdam ketika diwawancarai terpisah wartawan di kantor Gubernur. (tim/sulutonline)