Dondokambey Dampingi Jokowi Tinjau Lokasi Pembangun Bendungan Kuwil

Gubernur Olly Dondokambey SE saat mendampingi Presiden Jokowi meninjau lokasi pembangunan bendungan KuwilGubernur Olly Dondokambey SE saat mendampingi Presiden Jokowi meninjau lokasi pembangunan bendungan Kuwil

Manado-Didampingi Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondkambey SE, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan yang berlokasi di Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (27/12) pagi. Bendungan tersebut dibangun dengan total anggaran sekitar Rp1,42 triliun.

“Ini adalah waduk Kuwil di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, luasnya 308 hektar. Besar sekali, kapasitasnya 23 juta meter kubik. Fungsinya untuk air baku di bawah. berarti di Manado, Bitung, Minahasa Utara,” kata Presiden Jokowi kepada para wartawan usai peninjauan.
Presiden Jokowi didampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE saat tiba di lokasi pembangunan bendungan Kuwil
Menurut Presiden, sejumlah manfaat akan diperoleh dari pembangunan waduk tersebut, di antaranya pembangkit listrik dan penunjang sektor pariwisata. Di samping itu juga mengatasi banjir yang kerap terjadi di Provinsi Sulawesi Utara.

“Jadi banjir yang dulu melanda Manado berasal dari sungai Tondano di sini. Nanti juga ada fungsi pembangkit listrik, nanti ditambah untuk pariwisata selesai kira-kira 2019,” terang Presiden.
 Presiden Jokowi bersama gubernur Olly Dondokambey saat melihat maket bendungan Kuwil yang dibangun anggaran senilai 1,42 triliun
Presiden menegaskan, pembangunan bendungan tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam membenahi infrastruktur Tanah Air. Ia menyebutkan, hingga saat ini sudah 21 bendungan yang dibangun oleh pemerintah sejak tahun 2015 silam.

“Tahun 2015 kan sudah memulai 13 bendungan waduk yang sudah kita mulai. Tahun ini kita mulai delapan, jadi total 21 bedungan waduk,” terang Presiden Joko Widodo.

Saat meninjau Bendungan Kuwil itu, Presiden Jokowi didampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan.(tim/sulutonline).