ODSK Amankan Harga Rica di Sulut

Sekdaprov Sulut Edwin SilangenSekdaprov Sulut Edwin Silangen

Manado-Kendati secara nasional terjadi gejolak harga Cabai Merah (Rica, red), yang mencapai Rp 100.000 perkilogram, namun tidak berpengaruh terhadap harga di pasar Sulut. Tim Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) bentukan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw (ODSK) yang turun melakukan Inspeksi Mendadak di sejumlah pasar tradisional, mencatat harga Rica relatif terjangkau pada kisaran Rp 60.000 perkilogram.

"Harga rica di Sulut tergolong aman,"kata Sekdaprov Sulut, Edwin Silangen SE MS, Rabu (11/01/2016).

Silangen menyebutkan, tim ODSK yang turun lapangan yang dikoordinir Asisten Ekonomi Pembangunan Drs Rudi Mokoginta, Karo Ekonomi DR Franky Manumpil dan Kadisperidag IrJenny Karouw serta Kepala Bulog Sulut Taufan Akib, telah melakukan intervensi sehingga menekan harga pada kisaran Rp 70.000 sampai Rp 60.000 perkilogramnya.

"Harga sudah distabilisasi menjadi Rp 60.000 dan stok yang ada mencukupi, ini komitmen Pemerintah Propinsi Sulut dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw,”terang Silangen.

Oleh karena itu, Presiden Republik Indonesia, Jokowi sudah memerintahkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita untuk suplai cabai di daerah yang berlimpah ke daerah yang stoknya sedikit. Ini untuk memenuhi kebutuhan cabai di seluruh Indonesia."Stok Lokal Sulut dari Boltim, Bolsel Minahasa Selatan , Minahasa Tenggara, dan Minahasa dari sana akan kami salurkan ke daerah lain," tambah Manumpil.(tim/sulutonline).