Giroth Genjot PAD Ratumbuysang Tunjang Program ODSK

Direktur RS Ratumbuysang dr Inggrid Giroth saat Sidak disejumlah ruangan bersama Kepala Dinas Kesehatan SulutDirektur RS Ratumbuysang dr Inggrid Giroth saat Sidak disejumlah ruangan bersama Kepala Dinas Kesehatan Sulut

Manado-Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Ratumbuysang dr Inggrid Giroth menegaskan pihaknya akan terus membenahi sarana dan prasarana RS yang nantinya mulai tanggal 1 Februari 2017 mendatang beralih fungsi menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) provinsi Sulawesi Utara.

Tentunya terang Giroth, sebagai rumah sakit, pihaknya akan mengedepankan pelayanan masyarakat, namun juga akan melakukan pembenahan admisnitrasi, termasuk sarana dan prasarana demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Diketahui, PAD RSJ pada tahun 2016 lalu sekitar Rp 10 miliar.

“Dengan adanya penambahan berbagai Alat Kesehatan (Alkes) dan perbaikan sarana dan prasarana, kami optimis PAD akan melonjak drastis seiring peningkatan status RSJ menjadi RSUD,”terang Giroth pada wartawan, Kamis (19/01/2017).

Ditambahkan, kapasitas RS Ratumbuysang saat ini mencapai 250 unit tempat tidur. Sementara pasien yang rawat inap berkisar pada 150 pasien.”Jadi masih ada lowong sekitar 100 unit tempat tidur untuk pasien. Jadi jika RSU Prof Kandouw kelebihan pasien, bisa datang ke RS Ratumbuysang,”tambah Giroth saat didampingi KTU Vanda Jocom.(tim/sulutonline).