Pendaftaran Calon "Pala" Diperpanjang Sampai Selasa Besok

a Pansel Kepala LingkunganPlt Sekot Manado Drs Rum Dj Usulu saat memimpin rapat bersama Pansel Kepala Lingkungan

Animo Masyarakat Cukup Tinggi, Pemkot Manado Terapkan Transparansi

Manado-Tahapan pendaftaran seleksi Kepala Lingkungan atau "Pala" di Kota Manado diperpanjang sampai Selasa (24/01/2017) besok. Perpanjangan pendaftaran ini dilakukan sebagai bentuk transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dalam perekrutan 504 kepala lingkungan pada tahun 2017, dan guna memberi kesempatan seluas-luasnya bagi warga masyarakat di 11 Kecamatan se Kota Manado yang kini giat dalam terobosan "Komitmen 953" tersebut.

"Untuk pendaftaran seleksi kepala lingkungan kami perpanjang sampai Selasa besok. Ini dilakukan untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi warga Kota Manado yang berminat untuk menjadi Pala," jelas Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Kota (Sekkot) Manado yang juga Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Kepala Lingkungan Kota Manado Drs Rum Dj Usulu, usai memimpin rapat Pansel di ruang rapat Sekkot di kantor Walikota Manado, Senin (23/01/2017) sore.

Menurutnya, perekrutan Pala tahun 2017 ini sangat ketat. Apalagi syarat yang diajukan menunjukan keseriusan Pemkot Manado merekrut Pala yang cakap dan memiliki kualitas."Perekrutan Pala sekarang ini sangat terbuka dengan syarat-syarat yang mudah namun berbobot. Pala harus memiliki kecakapan dalam memimpin serta berkualitas sebagai ujung tombak pemerintah Kota Manado," tukas Sekkot.

Olehnya, meski secara resmi pendaftaran Pala telah ditutup hingga minggu lalu, namun melihat animo masyarakat yang cukup tinggi untuk mengikuti seleksi ini, maka Pansel memperpanjang pendaftaran sampai Selasa besok."Mudah-mudahan masyarakat bisa memanfaatkan perpanjangan pendaftaran ini untuk ikut mendaftar dalam seleksi Pala tahun 2017. Siapapun boleh ikut yang penting memperhatikan batas usia serendah-rendahnya 30 tahun dan setinggi-tinggnya 60 tahun," ujar Sekkot, seraya menambahkan untuk ijazah diberi kelonggaran hingga batasan minimal SLTP.

"Kalau sebelumnya pendaftaran harus berijazah SMA, kami buka peluang bagi mereka yang berijazah SMP, yang penting yang bersangkutan bukan pimpinan partai dan tidak sedang bekerja tetap ditempat lain. Serta yang penting tidak mengkantongi ijasah palsu, jika kedapatan pasti akan langsung di anulir," tandas Usulu didampingi Pansel lainnya seperti Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH, Asisten 2 Fery Siwi, asisten III bidang Administrasi Umum Frans Mawitjere SH.

Diketahui, untuk memudahkan Pansel dalam melakukan seleksi ribuan calon Pala, tim Pansel yang dibagi dalam beberapa personil akan turun mendatangi 11 kecamatan yang ada.(tim/sulutonline)