Srikandi BP2RB Terus Cetak PAD Tunjang Program ODSK

Kepala UPTB P2RB Manado Junita LaloanKepala UPTB P2RB Manado Junita Laloan

Laloan Perkuat Sinergitas UPTB P2RB Manado Bersama Polda dan Jasa Rahardja

Manado-
Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RB) Provinsi Sulut terus bergeliat dibawah komando para “Srikandi” pencetak Pendapatan Asli Daerah (PAD). BP2RB (sebelumnya Dispenda), kali ini dipimpin perempuan-perempuan tangguh dalam memperkuat Kabinet kerja Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw (ODSK).

Tercatat Srikandi BP2RB, mulai dari Kepala Badan Olvie Atteng SE, hingga Sekertaris Badan Conny Kuhon, yang diperkuat Kepala UPTB P2RB Manado Junita Laloan, serta Kepala UPTB P2RB Minahasa Florence Tampi serta Kepala UPTB P2RB Tomohon Selvie Paat.

“Saya optimis target PAD tahun 2017 ini tercapai. Tentunya hal ini tidak lepas dari arahan pak gubernur, wakil gubernur maupun pak Sekdaprov Sulut. Untuk itu para kepala UPTB harus seiring sejalan dalam meningkatkan PAD,”terang Kepala Badan BP2RB Sulut Olvie Atteng SE.
Realisasi dan sumber PAD
Petunjuk dan arahan Kaban BP2RB Provinsi Sulut inipun dijawab dengan berbagai terobosan. Menyusul, UPTB P2RB Manado, hingga 24 Januari 2017 (20 hari kerja) berhasil merealisasikan PAD sebesar Rp 18.664,414,417 atau 86 persen dari target bulan Januari.

Dikatakan Laloan, dalam realisasi ini pencapaian terbesar bersumber dari PKB (pajak kendaraan bermotor) diikuti oleh BBN-KB. Hal ini merupakan kesadaran wajib pajak yang sudah mengikuti aturan serta menunjang program pemerintah.

“Ini baru awal tahun, sehingga masih harus ada terobosan serta kerja keras dalam mencapai hasil yang lebih baik, sehingga diperlukan kerjasama dan kerja tim termasuk sinergitas dengan mitra kerja baik Polda dan Jasa Rahardja, sehingga semua target bisa dicapai, termasuk kepuasan wajib pajak atas pelayanan yang diberikan,”kata Laloan.

Ditambahkan Laloan, sejak masuk kerja, sudah banyak evaluasi yang dilakukan baik fasilitas yang harus terus dibenahi, serta peningkatan pelayanan, termasuk secara merata melakaukan sosialisasi kepada masyarakat tentang kesadaran membayar pajak, dimana nantinya semua dikembalikan bagi masyarakat terutama dalam pembangunan.(tim/sulutonline).