Manado Siaga, Dua Hari Hujan Belum Berhenti

Camat Paal2 Marthen Kapojos saat memantau pos pintu air di Dendengan LuarCamat Paal2 Marthen Kapojos saat memantau pos pintu air di Dendengan Luar

Pukul 09.30 Wita, Air di Pos Pemantau Capai 2,50M

Manado-Curah hujan yang melanda kota Manado sejak, Rabu (25/01/2017) menyebabkan banjir di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Camat Paal 2 Marthen Kapojos yang turun memantau di pos pemantau air DAS di Dendengan Luar, Kamis (26/01/2017) menyebutkan, posisi air sudah mencapai 2,50 meter pada pukul 09.30 wita.

“Air memang sudah mencapai 2.50 Meter di pos pemantau. Saat ini terjadi banjir di Dendengan Luar, Paal 2 lingkungan 2, Kairagi dan longsor di Perkamil lingkungan 7. Tim posko bencana pemkot sudah turun lapangan,”terang Kapojos.
Kondisi di kelurahan Dendengan Luar pada pukul 09.30 wita
Bersamaan Camat Tikala Deisy Kalalo menyebutkan untuk kawasan Kecamatan Tikala, masih aman terkendali. Hanya saja air naik sampai betis di kelurahan Taas lingkungan 1.”Masih aman terkendali,”kata Kalalo.

Sementara itu, dilaporkan luapan air di kelurahan Mahawu pada pukul 10.20 wita mulai masuk rumah penduduk. Demikian juga di kelurahan Komo Luar atau tepatnya di dekat bantaran sungai, dilaporkan sebagian warga mulai mengungsi.
Situasi di kelurahan Mahawu pada pukul 10.20 wita
Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut melalui Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE, mengimbau agar warga Kota Manado, tetap mewaspadai fenomena alam ini. Dimana instensitas curah hujan masih tinggi. “Diimbau agar seluruh warga yang berada di sepanjang bantaran sungai untuk segera mengungsi jika situasi tidak memungkinkan. Waspada banjir dan tanah longsor. Tetap berdoa agar Kota Manado terhindar dari berbagai bencana,”ingatnya. (tim/sulutonline).