Walikota GSVL Pimpin Rakor di Kantor Camat Mapanget

Walikota GSVL, didampingi Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH. saat memimpin Rakor bersama 11 CamatWalikota GSVL, didampingi Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH. saat memimpin Rakor bersama 11 Camat

Camat Diminta Peka Terhadap Persoalan di Masyarakat

Manado-Walikota Manado DR Ir G.S Vicky Lumentut SH MSi DEA, meminta para Camat di 11 kecamatan se-Kota Manado agar peka serta memahami persoalan yang terjadi ditengah masyarakat di wilayah kerjanya. Menurut orang nomor satu di Manado itu, banyak persoalan masyarakat yang muncul ke permukaan dan menjadi konsumsi publik merupakan masalah sehari-hari.

Seperti masalah kebersihan, gangguan keamanan, masalah tanah termasuk masalah kepala lingkungan."Saya minta camat-camat agar peka dengan semua persoalan yang terjadi di masyarakat. Kalau perlu turun langsung temui masyarakat, jangan sampai persoalan ini sudah melebar kemana-mana baru dicarikan solusinya," tukas Walikota GSVL, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dengan 11 Camat se-Manado, di ruang kerja Camat Mapanget.
Para Camat serius mendengarkan arahan Walikota GSVL
Ditegaskan, kemampuan camat dan lurah dalam berinovasi menata wilayahnya menjadi perhatian pimpinan. Karena mulai pekan depan Ombudsman akan turun melakukan evaluasi. "Tolong ditata wilayahnya, harus ada maklumat terkait kebersihan, pajak, zona bebas pungutan liar atau pungli dan lainnya. Ingatkan kelurahan untuk bikin inovasi dan menerapkan transparansi, karena minggu depan pihak Ombudsman akan bikin evaluasi di kelurahan dan kecamatan," tandas Walikota GSVL, didampingi Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH.

Selain itu, Camat juga harus memastikan apakah Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) sudah sesuai aturan. "Masyarakat yang akan membangun harus dipastikan ada IMB, tidak boleh membagun di bantaran sungai ataupun di bawah bukit. Karena kalau terjadi musibah banjir atau tanah longsor, berteriak ke pemerintah padahal sudah dilarang," ujarnya. Olehnya, tegas Walikota GSVL, kinerja camat, lurah dan staf akan terus dipantau dan dievaluasi serta dilakukan penilaian.(tim/sulutonline)