Penting Penataan Kawasan Boulevard, Hengky Kawalo: Jalur Hijau Boulevard Dua 15 -20 Meter

Penataan Kawasan Boulevard II Manado harus secepatnyaPenataan Kawasan Boulevard II Manado harus secepatnya

Manado-Ketentuan jalur hijau di kawasan Jalan Boulevard II, Tuminting – Bailang Manado, selebar 15 meter harus disosialisasikan sejak dini oleh pemerintah kota. Jangan sampai masyarakat atau pengembang sudah terlanjur melakukan pembangunan baru disosialisasikan. Akibatnya, memicu aksi demo dari warga Kota.

“Sesuai Perda Nomor 6 Tahun 2012 jalur hijau di Bolevard I dan Bolevard II untuk sisi timur sama 15 meter dari jalan. Ini harus disosialisasikan sebelum masyarakat atau pengembang melakukan pembangunan,” kata Hengky Kawalo, Anggota DPRD Manado, Minggu (12/02/2017.

Menurutnya, setelah Jembatan Soekarno terbuka Jalan Bolevard II menjadi kawasan pertumbuhan bisnis baru yang potensial. Untuk itu Pemerintah Kota Manado perlu mensosialisasikan ketentuan jalur hijau, agar pertumbuhan kawasan Boulevard II dapat berkembang sesuai konsep estetika dan terarah sesuai peruntukan.

Dikatakan, berdasarkan Perda Nomor 6 Tahun 2012 yang ditandatangani Walikota Manado Vicky Lumentut, bahwa kawasan Bolevard I (Jalan Piere Tendean) dari Bahu hingga Jembatan Soekarno jalur hijaunya selebar 15 meter di sisi timur, dan 20 meter di sisi barat jalan.

Ketentuan itu juga berlaku untuk kawasan Boulevard II (Tuminting – Bailang). Ketentuan itu menyebutkan, jalur hijau Boulevard di sisi timur jalan meliputi, area parkir 5 meter, area pohon pelindung 2 meter, jalan setapak/pedestarian 2 meter, taman hias 2 meter, utilitas kota 1 meter, dank anal pengendali banjir 3 meter. Area jalur hijau 15 meter itu diukur dari sisi luar trotoar jalan hingga ke bangunan.

Berdasarkan pengalaman, pembangunan kawasan Boulevard I yang berlangsung sejak tahun 1990-an tidak terkontrol dan tidak mengacu pada ketentuan jalur hijau. Banyak gedung yang dibangun asal-asalan, tanpa ruang terbuka, dan relatif dekat dengan jalan. Akhirnya, sebagian besar sisi timur Boulevard I tampak semrawut jauh dari konsep layanan estetika kota. Akhirnya Pemerintah Kota Manado dalam beberapa tahun terakhir ini mengalami kesulitan menerapkan ketentuan jalur hijau di Boulevard I.

“Pengalaman di Bouleverd I jangan terulang di Boulevard II. Sejak awal kita harus konsisten menerapkan jalur hijau,”tambah Kawalo dari Fraksi PDI Perjuangan.

Dia berharap semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, dan pengembang di kawasan Bolevard II dari Sindulang hingga Bailang sejak awal mentaati ketentuan jalur hijau. Dengan begitu, kawasan Boulevard II akan berkembang dengan tampilan estetika kota yang sehat dan indah. (tim/sulutonline)