Gumalag: Pelaksanaan Proper Mendorong Perusahaan Taat Peraturan Dalam Pengelolaan Limbah

Foto bersama usai Sosialisasi Pelaksanaan Proper serta Penyerahan Raport Akhir Proper 2015-2016 peda sejumlah perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup di SulutFoto bersama usai Sosialisasi Pelaksanaan Proper serta Penyerahan Raport Akhir Proper 2015-2016 peda sejumlah perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup di Sulut

Manado- Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Utara Ir Marly E Gumalag MSi, saat Sosialisasi Pelaksanaan Proper serta Penyerahan Raport Akhir Proper 2015-2016 peda sejumlah perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup di Sulut, Kamis (23/02/2017), mengatakan, gelaran hajatan ini untuk mendorong perusahaan agar taat peraturan dalam pengelolaan limbah industry.

Dalam sambutannya Gumalag mengatakan, ketersediaan bahan baku maupun lahan yang produktif menjadikan provinsi Sulawesi Utara sebagai salah satu daerah tujuan investasi yang menjanjikan bagi sektor industri. Pertumbuhan ekonomi yang positif patut disyukuri dilain pihak pertumbuhan ekonomi membawa efek samping yang tidak dapat dipisahkan khususnya dari sisi lingkungan hidup.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Utara Ir Marly E Gumalag MSi
“Semakin banyak jumlah perusahaan/industri yang ada, berbanding lurus dengan makin banyaknya limbah yang dibuang ke lingkungan. Jika hal ini tidak dikendalikan, maka akan membawa dampak terhadap menurunnya kualitas lingkungan”ingat Gumalag.

Mantan Kadis ESDM Sulut ini juga menjelaskan pelaksanaan Proper sebagai upaya pemerintah daerah untuk mendorong penataan perusahaan terhadap Undang-undang.“Pelaksanaan Proper sebagai upaya Pemerintah daerah mendorong penataan perusahaan terhadap peraturan perudang-undangan dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui instrumen informasi terhadap tingkat ketaatan perusahaan menggunakan instrument Insentif Reputasi bagi perusahaan yang kinerja pengelolaan yang Baik dan instrument Desinsentif bagi yang perusahaan yang mempunyai kinerja pengelolaan yang buruk”tegasnya.

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Ir Joice J Matheosz mengatakan bagi perusahaan yang mendapat nilai biru dan hijau pada periode 2015-2016 diharapkan agar lebih baik lagi dalam pengelolaan Lingkungan perusahaan. Baik secara administrasi Teknis maupun personil sehingga pada periode penilaian dapat meraih peringkat yang lebih baik.(tim/sulutonline)