Mokoginta : CSR Harus Tepat Sasaran dan Dirasakan Oleh Masyarakat

Manado- Assisten II Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Utara Rudy Mokoginta mengatakan, dalam mengoptimalkan pemanfaatan CSR maka Pemerintah Sulawesi Utara ( Sulut ) pada Tahun 2016 , telah melakukan berbagai pertemuan dengan BUMN untuk sinkronkan Program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan ( OD -SK ).

“Maksud dan tujuan pelaksanaan ini adalah untuk mengevaluasi program kegiatan CSR Tahun 2016 dan Rencana Program kegiatan CSR Tahun 2017,”kata Mokoginta didampingi Kepala Biro Adiministrasi Perekonomian dan SDA Fransiskus Manumpil saat memimpin rapat koordinasi Corporate Social Responsibility (CSR) di ruang WOC kantor Gubernur Sulut, Jumat (10/03/2017).

Dikatakan Mokoginta, hasil yang diharapkan dengan peran Pemerintah Daerah sangat penting dalam pemantapan program OD-SK melalui CSR untuk mengidentifikasi data objek kemiskinan dan mencari potensi-potensi yang bisa membantu penurunan angka kemiskinan dalam jangka pendek dengan koordinasi yang baik dan berkelanjutan antara pihak perusahaan dan pemerintah sulut sangat diharapkan agar program CSR akan tepat sasaran dan bisa dirasakan langsung oleh semua elemen masyarakat.

Menurut Mokoginta, Pemprov Sulut sendiri telah melakukan berbagai kegiatan diantaranya pencanangan penanggulangan kemiskinan yaitu, bedah rumah tidak layak huni dengan membangun 5 unit rumah di Kanupaten Bolaang Mongondow Selatan yang merupakan partisipasi dari PT Bank SulutGo.

Dalam rapat tersebut masing – masing perusahaan BUMN dan Swasta menyampaikam laporan pelaksanaan kegiatan CSR tahun 2016 dan mengagendakan Program kegiatan CSR yang akan dilakukan tahun 2017 serta menyelenggarakan rapat koordinasi yang dilakukan secara berkala untuk melakukan evaluasi terhadap capaian dan kendala dalam pelaksanaan CSR.

Sementara ini perusahaan yang melaksanakan program CSR adalah , PT Bank Mandiri sudah melaksanakan bedah rumah mandiri menjadi rumah desa mandiri, PT Astra International melakukan CSR pada bidang kesehatan, pendidikan lingkungan dan kesehatan PT Kimia Farma, melakukan pengobatan dan sosialisasi anti narkoba, Supermarket Fresh Mart membantu dan fokus pada bamtuan ke Panti Asuhan, PT Kadin melakukan bina lingkungan untuk real estate bedah rumah -rumah disekeliling.(tim/sulutonline)