Pemprov Sulut Dukung BI Bentuk Persepsi Positif Investor

Asisten II Setdaprov Sulut Rudi Mokoginta SE MTP saat mewakili Sekdaprov Sulut Edwin Silangen SE  dalam kegiatan DTM RIRU Kantor Perwakilan Bank Indonesia ManadoAsisten II Setdaprov Sulut Rudi Mokoginta SE MTP saat mewakili Sekdaprov Sulut Edwin Silangen SE dalam kegiatan DTM RIRU Kantor Perwakilan Bank Indonesia Manado

Manado- Asisten II Setdaprov Sulut Rudi Mokoginta SE MTP saat mewakili Sekdaprov Sulut Edwin Silangen SE dalam kegiatan Dedicated Team Meeting (DTM) Regional Investor Relation Unit (RIRU) Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI), Selasa (21/03/2017) siang, mengatakan, peningkatan investasi memiliki kontribusi besar sebagai daya ungkit terhadap bergeraknya pembangunan ekonomi Sulawesi Utara dalam ekonomi makro. Investasi juga berperan sebagai komponen dari pendapatan nasional, Produk Domestik Bruto (PDB) atau Gross Domestic Product (GDP).

"Secara sederhana investasi berkorelasi positif dengan GDP, sehingga dapat dikatakan, jika investasi naik, maka GDP cenderung naik. Atau sebaliknya, jika investasi turun, maka GDP cenderung turun," katanya.

Sekdaprov menegaskan, meningkatnya investasi akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulut."Pembangunan daerah harus berkelanjutan. Ini akan menyerap tenaga kerja dan menekan kemiskinan. Pada akhirnya masyarakat yang sejahtera dapat diwujudkan," ujarnya.

Lebih lanjut, Sekdaprov mengatakan pemerintah daerah mendukung penuh langkah Bank Indonesia yang mewujudkan Regional Investor Relations Unit (RIRU) untuk membentuk persepsi positif investor. Hal itu dipercaya dapat berdampak positif terhadap perekonomian Sulut.

"Kita semua dituntut untuk mengoptimalkan agenda ini. Kegiatan ini sebagai wahana untuk saling bertukar masukan dan penyempurnaan terhadap Presentation Book RIRU Sulut," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Perwakilan BI Sulut Soekowardojo mengatakan, pentingnya peranan investasi di Sulut dalam pertumbuhan ekonomi disebabkan Sulut memiliki potensi yang tinggi, baik dari sisi pengembangan industri, sumber daya alam, kemaritiman, pariwisata hingga logistik.

"Potensi ini harus dikelola dengan baik dan dipromosikan secara intensif kepada investor. Karena itu upaya penguatan dan pengelolaan persepsi positif perlu terus diperkuat," katanya.

Kegiatan itu turut dihadiri Deputi Kepala Perwakilan BI Sulut Buwono Budisantoso serta perwakilan dari instansi daerah anggota RIRU Sulut. (tim/sulutonline)