Mantapkan Kerukunan Umat Beragama, Biro Kesra Sambangi Kupang

Karo Kesra dr Devi Kartika Kandouw Tanos bersama anggota Komisi IV DPRD Sulut diantaranya Inggried Sondakh saat dialog bersama Pemprov NTTKaro Kesra dr Devi Kartika Kandouw Tanos bersama anggota Komisi IV DPRD Sulut diantaranya Inggried Sondakh saat dialog bersama Pemprov NTT

Manado- Pemerintah Provinsi Sulut melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sulut terus berupaya keras memantapkan kerukunan antara umat beragama di Sulut. Setelah sebelumnya terus melakukan sosialisasi di sejumlah kabupaten/kota di Sulut, Biro Kesra dibawah pimpinan dr Kartika Devi Tanos, melakukan kunjungan kerja sekaligus study banding kerukunan umat beragama di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhir pekan lalu.

"Dipilihnya daerah tersebut karena NTT menempati peringkat pertama di Indonesia dalam indeks kerukunan umat beragama," jelas dr Kartika Devi yang turut didampingi Kabag Agama, Nundung Pudul dan Kasubag Agama, Lefina F Pangkey, Minggu (36/03/2017).

Dalam kunjungan kerja studi kerukunan Biro Kesra kali ini juga melibatkan BKSAUA Sulut dan personil Komisi lV DPRD Provinsi Sulut. Adapun perwakilan dari BKSAUA Sulut adalah Pdt Dr Hein Arina.M.Th (Presidium Protestan), Drs KH Abdul Wahab Abd Gafur (Presidium Islam), Drs. Ridwan Sofian (Presidium Budha), Ir. Suryono MT (Presidium Hindu), Felix Tulung (Anggota Katolik ) dan Sontje Charles Tilung (anggota Konghucu).

Sedangkan personil dari Komisi IV DPRD Sulut terdiri dari Inggried Sondakh, Rita Lamusu, Lucia Taroreh, Nory Supit, Yongki Limen, serta Herry Tombeng.
Foto bersama di tugu Gong Kerukunan Umat Beragama di NTT
Di Kupang, rombongan dari Sulut diterima langsung oleh Pemprov NTT beserta sejumlah tokoh agama dan sempat mengunjungi monumen gong perdamaian. "Dalam pertemuan ini kedua daerah bertukar pikiran dan pengalaman mengenai kiat-kiat merekatkan kerukunan antar umat beragama. Disadari bersama bahwa kerukunan ini merupakan suatu kekuatan daerah untuk menuju pembangunan masyarakat yang sejahtera," ujar dr Kartika Devi.

Lanjutnya, pentingnya kerukunan umat beragama memberikan dampak positif akan iklim investasi maupun pembangunan sumber daya manusia berkualitas yang saling menghargai antara pemeluk agama lainnya. "Sulut sendiri mengambil banyak hal positif dari Kupang, demikian pula sebaliknya. Peran tokoh agama, tokoh masyarakat dan segenap elemen masyarakat bersama pemerintah kunci keberhasilan terciptanya hidup rukun dan damai berlandaskan kasih Torang Samua Ciptaan Tuhan," kunci dr Kartika Devi yang juga dikenal sebagai istri tercinta dari Wagub Sulut Drs Steven Kandouw.(tim/sulutonlinne)