Bersama 91 Daerah Lainnya di Indonesia, Walikota GSVL Tanda-Tangani NPHD Rehab Rekon Pasca Bencana

Bersama 91 Daerah Lainnya di Indonesia, Walikota GSVL Tanda-Tangani NPHD Rehab Rekon Pasca BencanaBersama 91 Daerah Lainnya di Indonesia, Walikota GSVL Tanda-Tangani NPHD Rehab Rekon Pasca Bencana

Manado-Meski bencana banjir bandang yang menerjang Kota Manado tahun 2014 silam telah tiga tahun berlalu, namun Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dibawah kepemimpinan Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE (GSVL-Mor) tak pernah berhenti untuk memfollow-up bantuan lanjutan dari pemerintah pusat.

Buktinya, Walikota GSVL bersama 91 kepala daerah lainnya dihadapan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangiley dan Direktur Jenderal (Dirjen) Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia Boediarso Teguh Widodo, menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) rehab rekon pasca bencana, di Kantor BNPB , Jalan Ir H Juanda Nomor 36 Jakarta Pusat, Rabu (29/03/2017) pagi.
Foto bersama Kepala BNPB Willem Rampangiley usai penandatanganan
Selain Kota Manado, ada 91 daerah lainnya di Indonesia yang melakukan penandatanganan NPHD. Sedangkan, bantuan untuk Kota Manado diberikan untuk membangun 1054 rumah relokasi korban bencana banjir 2014 silam.
“Terima kasih untuk kepala BNPB dan Dirjen Perimbangan Keuangan kemenkeu, atas penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah rehab rekon pasca bencana di kantor BNPB Jakarta, untuk Manado dan 91 daerah lainnya di lndonesia. Bantuan ini adalah lanjutan dari bantuan lalu yang sudah masuk dalam rencana aksi Nasional penanganan pasca bencana tahun 2014,” jelas Walikota GSVL.
Walikota GSVL bersama 91 kepala daerah dalam acara penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) rehab rekon pasca bencana
Lanjut dikatakan, dirinya tidak akan pernah berhenti untuk memperjuangkan nama-nama keluarga yang rumahnya rusak berat, namun belum terdaftar dalam penerima bantuan yang lalu. “Saya akan terus berjuang mengusulkan nama-nama keluarga yang belum masuk rencana Aksi Nasional, namun rumahnya rusak berat dan sedang untuk bisa ditinjau kembali dan bisa masuk dalam data tambahan,” tandas suami tercinta Rektor Unima Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA itu.

Walikota dua periode itu berharap dukungan doa warga Kota Manado, agar bantuan lanjutan yang diberikan pemerintah pusat terkait korban bencana banjir 2014 di Kota Manado dapat terealisasi dengan baik. “Terima kasih wargaku di Kota Manado atas doa dan dukungannya, semoga kedepan kita bisa mawas diri lagi dan terhindar dari musibah atau bencana alam," jelas GSVL yang turut didampingi Kabid Rehab/Rekon BPBD Kota Manado Fence Salindeho.(tim/sulutonline)