Wagub: Persoalan Unsrat dan Tanah Kita Serahkan ke Proses Hukum

Wagub seriusi tuntutan para pendemoWagub seriusi tuntutan para pendemo

Manado- Menanggapi permintaan dan tuntutan para demonstran, Wakil Gubernur DR Djouhari Kansil, mengatakan baik persoalan di Unsrat maupun masalah tanah di Pandu dan Kombos akan diserahkan pada proses hukum yang berlaku.

Demikian Kansil saat menerima demo Mahasiswa dan warga Kombos dan Pandu, Kamis (15/03) di halaman kantor gubernur.

Wagub saat didampingi Sekdaprov Ir SR Mokodongan dan sejumlah kepala SKPD terkait, mengatakan, Pemilihan Rektor Unsrat masih sementara berproses kendati sudah dipilih para Senat Unsrat dan menghasilkan DR Donald Rumokoy.

“Kan masih harus ke Mendiknas to? Jadi kita tunggu saja. Soal dugaan lainnya seperti kasus PNPB di Fakultas Hukum kita serahkan ke proses hukum, namun tetap menghormati asas praduga tak bersalah,”tegasnya.

Hal serupa juga dikatakan Wagub saat menyikapi masalah tanah di Kombos dan Pandu. Menurutnya, kasus tanah di 2 tempat tersebut juga sementara berproses. “Namun intinya Pemprov akan berjuang bersama warga. Apalagi kasusnya sementara berproses di pengadilan Manado,”terang Kansil seraya menambahkan agar para warga tetap menjaga keamanan bersama.(Baca berita terkait: Mahasiswa-Dosen Unsrat Demo Tuntut Batalkan Hasil Pilrek, red)-(Tim/sulutonline)

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options

By submitting this form, you accept the Mollom privacy policy.