Paskah Nasional 2017 di Sulut Spektakuler!, Menkumham Yasonna Ajak Umat Kristen Tebar Bibit Perdamaian

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Hamonangan Laoly PhD bersama Gubernur Olly Dondokambey SE saat menyalakan obor Paskah Nasional 2017Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Hamonangan Laoly PhD bersama Gubernur Olly Dondokambey SE saat menyalakan obor Paskah Nasional 2017

Tondano- Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Hamonangan Laoly PhD saat menyampaikan sambutan dalam Ibadah Agung Perayaan Paskah Nasional di Stadion Maesa Tondano, Kabupaten Minahasa, Sabtu (22/04/2017) malam mengingatkaan, agar seluruh umat Kristiani di Indonesia harus terus memelihara dan memperjuangkan kebhinnekaan sebagai rumah bersama yang harmonis dan damai.

"Marilah kita tebar bibit perdamaian dan mengupayakan kesejukan dan kesejahteraan dalam kehidupan bersama di tengah kemajemukan suku," katanya.
Gubernur Olly Dondokambey SE saat menyampaikan sambutannya
Perdamaian itu dikatakan Yasonna sebagai bukti masyarakat Kristiani sebagai umat pilihanNya tidak menjadi biasa-biasa saja melainkan yang luar biasa."Melalui paskah mari kita lakukan evaluasi sudah sejauh mana kita melakukan perbuatan baik dan pengorbanan untuk kemajuan sendiri, keluarga, bangsa dan negara," imbuhnya.

Lebih lanjut, Menkumham meminta seluruh masyarakat tidak terpengaruh dengan isu-isu negatif, utamanya menyangkut SARA. "Kita semua cinta damai, tenang dan aman yang akan mendatangkan kesejahteraan bagi bangsa dan negara ini," tegasnya.
ODSK, Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, Ketua Dewan Andre Angouw, Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito saat prosesi Paskah Nasional 2017
Hal senada disampaikan Gubernur Olly Dondokambey SE saat menyampaikan ucapan selamat paskah kepada masyarakat. "Syalom. Selamat paskah. Semoga kedamaian hati menyertai kita semua," ujarnya.

Sebelumnya, di tempat yang sama, Bupati Minahasa Jantje Sajow mengatakan pelaksanaan paskah nasional mengirimkan pesan penting ke seluruh dunia. Pesan itu memberitahukan tetap terpeliharanya kerukunan umat beragama di Sulut. "Ibadah agung perayaan paskah nasional ini sebagai bukti bahwa kerukunan antar umat beragama di Sulut tetap terpelihara," imbuhnya.
Ketua TP PKK Ir Ritha Dondokambey Tamuntuan dan Wakil Ketua TP PKK dr Devi Kandouw Tanos bersama sejumlah utusan delegasi negara sahabat
Adapun dalam khotbah ibadah paskah yang disampaikan Pdt Stephen Tong adalah mengajak umat Kristen di Sulut untuk merenungkan kembali peristiwa Kebangkitan Yesus yang bermakna ajaran kasih dari Yesus dengan memenuhi janjinya mati disalib dan bangkit."Yesus rela mati disalib untuk kita semua dan kebangkitanNya itu adalah penggenapan janjiNya," katanya.

Stephen Tong juga mengutip Yohanes 14 ayat 6 dalam khotbahnya. "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku," ucapnya.
ODSK bersama delegasi 26 negara sahabat serta para petinggi gereja di Indonesia dan bupati walikota se Sulut
Sebelum ibadah paskah, didahului dengan pawai budaya dan karnaval paskah nasional ratusan mobil hias yang dimulai dari Benteng Moraya dan berakhir di Stadion Maesa.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw mengatakan pawai paskah tersebut tidak hanya menambah kemeriahan paskah nasional namun memampukan masyarakat untuk memaknai nilai paskah. "Ini adalah keselamatan yang telah dianugerahkan Tuhan. Kita sejenak tinggalkan kepenatan rutinitas sambil menikmati suasana kasih paskah dan kreatifitas yang ditunjukkan peserta pawai," katanya.
 Pdt Stephen Tong
Diketahui, perayaan paskah nasional di Sulut ini sekaligus bertepatan dengan peringatan 500 tahun reformasi gereja. Hal ini juga menimbulkan harapan dapat dihasilkannya pemikiran dan kesadaran baru tentang misi gereja di Indonesia bahkan di dunia. Semangat dan reformasi itu telah mencetuskan pemikiran kreatif ke dalam sejarah peradaban barat dan berakibat besar dalam pembaruan dunia yang sangat relevan dengan kehidupan yang berlaku baik dalam perubahan politik, sosial, ekonomi dan gerejawi.

Perayaan paskah nasional 2017 turut dihadiri Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito, Ketua TP-PKK Sulut Ir Rita Tamuntuan, Wakil Ketua TP-PKK dr Kartika Devi Tanos, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Sekdaprov Edwin H Silangen SE MSi, Ketua Sinode GMIM Pdt Dr HWB Sumakul, Uskup Mgr Joseph Suwatan, Perwakilan World Council of Churches Pdt Ester Pudjo Widiasih, perwakilan Christian Conference Asia Mathews George Chunakara dan pejabat lainnya. (tim/sulutonline)