Perayaan Paskah dan Pelantikan Pengurus KWPR Sulut, GSVL Ajak Warga Remboken ‘Pulkam’ Bangun Kampung Halaman

GSVL saat memberikan sambutan dalam perayaan paskah bersama KWPRGSVL saat memberikan sambutan dalam perayaan paskah bersama KWPR

Manado-Semangat perayaan Paskah atau kebangkitan Yesus Kristus diperingati keluarga besar Kerukunan Warga Pakasaan Remboken (KWPR) di lokasi kediaman Keluarga Lumentut-Runtuwene, desa Sinuian Gagaran, Kecamatan Remboken Minahasa, Jumat (05/05/2017) sore.

Ibadah dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah (BPMW) GMIM Remboken Pdt Ronny Legi STh, dihadiri tokoh masyarakat Remboken di Jakarta yang juga Ketua KWPR Jakarta Laksamana Madya TNI Albert Mamahit dan Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA serta tokoh masyarakat Remboken di Sulawesi Utara (Sulut).
Solid Kawanua rantau asal Remboken
Dalam ibadah tersebut, Pdt Legi mengatakan kebangkitan Yesus Kristus membawa kemenangan bagi umat yang percaya kepada-Nya. Sehingga, keluarga besar Pakasaan Remboken diajak untuk memaknai kebangkitan Yesus Kristus dalam tugas kerja dimana saja berada. “Perayaan Paskah memberikan motivasi bagi kita agar semakin percaya dan meyakini kemahakuasaan Tuhan,” ujarnya.

Sementara, Walikota GSVL dalam sambutannya mengajak warga Remboken dimana saja, agar “pulang kampung” (Pulkam) membangun daerah kelahirannya. Apalagi, banyak warga Remboken yang berhasil dengan berbagai profesi. Ada yang sukses berkarir di Angkatan Laut, sebagai Jaksa di Jakarta, sebagai Walikota Manado dan sebagainya.
 GSVL selalu disambut hangat para Lansia
“Orang Remboken banyak yang sukses, sehingga sudah saatnya kita pulang kampung untuk membangun Remboken. Dan harus ada generasi berikutnya yang menggantikan kita. Mari kita dorong anak-anak dan cucu-cucu kita untuk mengikuti jejak kita sebagai upaya membangun Remboken yang lebih baik kedepan,” tukas Walikota dua periode, yang merupakan putra asli Remboken itu.

Lanjut dikatakan orang nomor satu di Manado tersebut, makanan dan kue khas Remboken bisa dikembangkan menjadi makanan dan kue khas Sulawesi Utara. Seperti Kue Bepang yang tak kalah unik dibandingkan makanan serupa dari negeri Korea.

“Saya ingin menjadikan Kue Bepang dari Remboken sebagai oleh-oleh khas daerah Nyiur Melambai Sulut. Saya akan coba untuk dibuat di Manado, supaya para turis ketika datang di Manado akan kita suguhkan makanan khas ini. Karena sekarang ini, kebijakan Pak Gubernur Olly Dondokambey SE mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya ke Sulut. Jadi ini kesempatan kita memperkenalkan makanan ataupun kue khas kita kepada mereka,” tandas suami tercinta Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA itu.
Kecintaannya pada anak-anak membuat GSVL selalu dikerumuni anak-anak dimana saja berada
Ketua KWPR Jakarta Laksamana Madya Albert Mamahit mengatakan sebagai orang Remboken yang lebih banyak berkiprah di luar daerah, sudah saatnya untuk kembali ikut membangun kampung halaman. “Saya ajak kita semua orang Remboken yang tinggal di luar daerah, untuk kembali datang ke kampung halaman dan ikut membangun Remboken,” pungkasnya.

Dalam perayaan Paskah itu, dirangkai pula dengan pelantikan pengurus KWPR Sulut yang diketuai James Karinda SH MH. Usai acara dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan kepada warga lanjut usia dan anak yatim piatu.(tim/sulutonline)