Kesetaraan Gender Dorong Pembangunan Sulut

Sekdaprov Sulut Edwin Silangen didampingi Kepala Dinas PP dan PA Ir Mieke Pangkong MSi dalam dalam kegiatan Training Fasilitator Pengarusutamaan GenderSekdaprov Sulut Edwin Silangen didampingi Kepala Dinas PP dan PA Ir Mieke Pangkong MSi dalam dalam kegiatan Training Fasilitator Pengarusutamaan Gender

Manado- Gubernur Olly Dondokambey SE yang diwakili Sekdaprov Edwin H. Silangen SE MSi dalam kegiatan Training Fasilitator Pengarusutamaan Gender yang diadakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas PP dan PA) di Hotel Gran Puri Manado, Selasa (16/05/2017) pagi mengatakan, upaya mewujudkan kesetaraan gender terus dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam berbagai aspek kehidupan, utamanya pada kegiatan politik, ekonomi, sosial dan budaya.

"Dalam upaya menciptakan kesetaraan gender, pemerintah telah menyepakati, menetapkan dan menjalankan pengarustamaan gender sebagai salah satu strategi nasional untuk mewujudkan pembangunan yang berkeadilan," ujarnya.

Menurut gubernur, pembangunan yang berkeadilan itu dapat dicapai jika pelaksanaan pengarustamaan gender berhasil dan menjadi suatu keharusan untuk menjamin pelaksanaannya."Bahkan langkah-langkah strategisnya sudah tercantum dalam Inpres tentang pengarustamaan gender dan Permendagri tentang pedoman pelaksanaan pengarustamaan gender di daerah," tegasnya.

Dijelaskan gubernur pula dalam sambutannya, bahwa pentingnya semua peraturan tentang gender itu disebabkan oleh berbagai hal. Satu diantaranya adalah masih terjadinya kasus kekerasan terhadap perempuan."Hal ini penting, terlebih lagi mengingat persoalan kekerasan terhadap perempuan masih menjadi hal paling krusial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas PP dan PA Ir Mieke Pangkong MSi berharap training tersebut dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh seluruh peserta untuk menguasai perencanaan responsif gender."Kegiatan ini bertujuan agar semua peserta dapat memahami pengarustumaan gender terutama dalam aplikasi perencanaan dan penganggaran responsif gender," katanya.

Adapun training itu diikuti peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Sulut serta dinas teknis terkait yakni Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda). (tim/sulutonline)