Pemkot Manado Rayakan Dharmasanti Waisak 2561 BE, Walikota GSVL Ajak Umat Buddha Dukung Program Thanksgiving Kota Manado

Walikota GSVL dan DR Frangky Manumpil Karo Ekonomi dan SDA mewakili Gubernur Sulut disambut hangat umat Budha dalam Perayaan Dharmasanti Waisak 2561 BE tahun 2017Walikota GSVL dan DR Frangky Manumpil Karo Ekonomi dan SDA mewakili Gubernur Sulut disambut hangat umat Budha dalam Perayaan Dharmasanti Waisak 2561 BE tahun 2017

Manado-Perayaan Dharmasanti Waisak 2561 BE tahun 2017 berlangsung meriah dihadiri ratusan umat Buddha Kota Manado dan Sulawesi Utara, yang dilaksanakan di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, Sabtu (20/05/2017) malam .

Acara yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Manado bekerjasama dengan Perwalian Umat Buddha Indonesia (Walubi) Kota Manado serta didukung Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Manado itu, Diwarnai dengan lagu, gerak dan tari.
Walikota GSVL mendapat kehormatan untuk menyalakan lilin dalam peringatan Dharmasanti Waisak 2561 BE tahun 2017
Menariknya, dalam perayaan tersebut ditampilkan sendratari yang menceritakan tentang kehidupan Sang Sidharta Buddha Gautama. Dalam sambutannya, Walikota GSVL mengajak umat Buddha di Kota Manado untuk mendukung program Thanksgiving atau pengucapan syukur Kota Manado yang akan dilaksanakan 10 September mendatang. Dimana, kegiatan ini melibatkan seluruh umat beragama di Kota Manado. Sebagai perwujudan kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama yang mendiami rumah besar Kota Manado.

"Melalui kesempatan ini saya mengajak umat Buddha di Kota Manado, mari kita bersama dengan umat beragama lainnya untuk ikut bersyukur dalam perayaan yang kami namakan Thanksgiving Kota Manado pada tanggal 10 September nanti. Ini adalah ungkapan rasa syukur kita yang ada di rumah besar ini atas kehidupan yang rukun dan terjaga keharmonisan tanpa membedakan suku, agama dan ras," tukas Walikota GSVL.
Foto bersama dalam perayaan Dharmasanti Waisak 2561 BE tahun 2017 kota Manado
Lanjut dikatakan, sejak dirinya dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE dipercayakan masyarakat memimpin Kota Manado, telah terbersit tekad untuk menjadikan kota ini sebagai kota bagi semua. "Kota ini adalah rumah besar kita, kitalah yang memiliki kota ini, tidak ada yang indekos disini. Oleh karena ini sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga Kota Manado tetap aman dan nyaman," tandas Walikota GSVL.

Dirinya menegaskan bukti terjaganya suasana kota yang rukun dengan toleransi yang tinggi antar umat beragama, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas-HAM) memberikan penghargaan. "Penghargaan ini tentunya merupakan kerja keras kita semua, bukan hanya kerja Walikota atau Wakil Walikota. Apalah artinya kami tanpa dukungan semua komponen masyarakat di kota ini, termasuk dukungan umat Buddha di Kota Manado," pungkasnya.

Tampak hadir dalam perayaan tersebut Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan SDA DR Franky Manumpil mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut dan Kota Manado, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Dj Usulu, serta undangan lainnya.(tim/sulutonline)