Optimalkan Hasil Pertanian, Sulut Bakal Gunakan Teknologi Dari Belarusia

Duta Besar Belarusia untuk Indonesia Vladimir Lopato Zagorsky bersama Gubernur Olly Dondokambey saat memberikan keterangan persDuta Besar Belarusia untuk Indonesia Vladimir Lopato Zagorsky bersama Gubernur Olly Dondokambey saat memberikan keterangan pers

Manado- Gubernur Olly Dondokambey, SE usai mengadakan pertemuan dengan Dubes Belarusia untuk Indonesia, Vladimir Lopato Zagorsky di ruang kerjanya, Selasa (20/06/2017) siang mengatakan, Sulawesi Utara dan Belarusia memiliki peluang yang besar dalam meningkatkan hubungan kerjasama di bidang pertanian karena keduanya memiliki keunggulan masing-masing yang saling mendukung.

"Sulut sedang mengembangkan tanaman jagung seluas 250 ribu hektar. Namun saat ini belum maksimal karena masih terbatasnya peralatan pertanian," katanya.
Duta Besar Belarusia untuk Indonesia Vladimir Lopato Zagorsky bangga menerima cinderamata dari Gubernur Olly Dondokambey
Oleh karena itu, Olly mengatakan pihak Pemprov Sulut tertarik untuk mendatangkan alat pertanian dari Belarusia. Apalagi, negara Eropa Timur yang berpenduduk sekitar 10 juta jiwa tersebut memiliki teknologi tinggi yang dibutuhkan untuk mengembangkan sektor pertanian. "Rencananya kami akan menggunakan alat pertanian dari Belarusia," ungkapnya.

Di tempat yang sama, Dubes Zagorsky mengatakan, Belarusia akan mengekspor alat pertanian ke Sulut. Dia yakin peratan tersebut dapat memaksimalkan hasil pertanian di Sulut."Kami akan memasok alat pertanian ke Sulut seperti traktor dan mesin pengolah pertanian lainnya," tandasnya.
Foto bersama Gubernur Olly Dondokambey dan Sekdaprov Sulut serta Duta Besar Belarusia untuk Indonesia Vladimir Lopato Zagorsky
Lebih jauh, Zagorsky menyebutkan semua rencana kerjasama lainnya juga akan dibahas dalam Sidang Komisi Bersama antara kedua negara."Nanti bulan Oktober akan diadakan pertemuan Sidang Komisi Bersama antara Belarusia dan Indonesia. Akan dibahas penguatan kerjasama keduanya," bebernya.

Adapun pertemuan tersebut turut dihadiri Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS dan Asisten II Rudi Mokoginta, SE, M.TP dan staf Kedubes Belarusia untuk Indonesia. (tim/sulutonline)