SKPD Diwarning Cepat Selesaikan Hasil Pemeriksaan Temuan BPK

Wagub Kandouw saat memimpin Rapim EPRAWagub Kandouw saat memimpin Rapim EPRA

Manado- Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw didampingi Assisten 1 Drs Jhon Palandung dan Assisten 3 Ir Roy O Roring MSi serta Inspektur Sulut Nixon W Watung SH saat memimpin rapat pengefektifan satuan tugas percepatan penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan dan Rapim Epra dengan Kepala kepala SKPD di Ruang Rapat lantai 3 Kantor Inspektorat Sulut, Senin (17/07/2017 ), menekankan, temuan administrasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) harus cepat ditindaklanjuti dan cepat diselesaikan oleh satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Diingatkan, batas waktu melengkapi administrasi pengembalian kerugian negara yang diminta BPK setelah hasil pemeriksaan diterima pemerintah daerah waktu yang lalu sudah dekat. Pengembalian kerugian negara secara bertahap harus cepat dilakukan oleh SKPD maupun pihak terkait, batas waktu pengembalian kerugian negara selama 60 hari sesuai aturan dari BPK.
Rapim EPRA yang berlangsung di kantor Inspektorat Sulut
"Kami berharap semua pihak yang harus mengembalikan kerugian negara berdasarkan pemeriksaan BPK segera melaksanakan kewajibannya selama kurun waktu yang telah ditentukan,"tegas Wagub Kandouw.

Setelah jangka waktu 60 hari berakhir pemerintah melalui majelis tuntutan perbendaharaan dan tuntutan ganti rugi akan melaksanakan sidang untuk menetapkan langkah selanjutnya. Kepada semua satuan kerja perangkat daerah serta pihak ketiga yang mendapat temuan dari BPK agar segera melunasi setoran kerugian dalam waktu yang sudah ditentukan.

“Saya berharap temuan BPK segera ditindaklanjuti melalui penyetoran ke kas negara dalam waktu yang ditetapkan agar tidak diproses secara hokum. Jangan ada gali lubang tutup lubang,"ingat Wagub Kandouw. (tim/sulutonline )