Revolusi Toilet Hingga Daerah Kepulauan, Wagub Kandouw Tekankan SDM Tenaga Pengajar Ditingkatkan

Wagub Kandouw saat Sidak toilet SMA I Siau TimurWagub Kandouw saat Sidak toilet SMA I Siau Timur

Manado-Revolusi Toilet bukan hanya bagi daerah daratan. Pun daerah kepulauan kena imbas revolusi toilet ala Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw. Seperti saat kunjungan kerja di Siau Kabupaten Sitaro Selasa (18/07/2017). Wagub langsung action memeriksa toilet di SMA Negeri I Siau Timur yang ada di kabupaten kepulauan itu.

Efek dari revolusi toilet tersebut politisi PDI-Perjuangan itu pun sampai menegur salah satu Kepsek SMA di Siau Timur, karena kekurangan air di WC yang ada di sekolah itu, dengan disaksikan langsung Bupati Sitaro Tonny Supit.
Wagub Kandouw memberikan arahan dan motivasi bagi murid SMK I Siau Timur
Pada kenjungan ini Wagub melakukan tatap muka dengan guru serta murid di SMK 1 Siau Timur dan SMA Negeri 1 Siau Timur. Sekaligus memberikan bantuan, SMK 1 mendapat 24 unit komputer, sedangkan SMA 1 diberi bantuan Rp 250 juta yang berumber dari DAK.

"Peningkatan kualitas pendidikan menjadi program pemerintah kami, dan ini sudah menjadi komitmen pak Gubernur (Olly Dondokambey,red). "Termasuk peningkatan SDM guru terus dilakukan, dengan sasaran pemerataan kualitas pendidikan di seluruh daerah," tegas Wagub, yang ikut didampingi Assiten I John Palandung pada kunjungan kali ini.
Foto bersama para guru dan murid SMK I Siau Timur
Selain itu kata Wagub Kandouw, yang perlu kita jaga dari Kepala Sekolah hingga kepada murid-murid yaitu wawasan kebangsaan. "Yang harus ada pada diri kita yakni, Pancasila, NKRI, UUD 45, Bhineka tunggal ika final. Ini 4 Pilar harus kita pegang teguh demi mempertahankan negara kesatuan RI," pungkas orang nomor dua Sulut ini.

Wagub Steven Kandouw menegaskan secara administrasi SMA sederajat yang ada di wilayah Sulawesi Utara menjadi tanggungjawab pemerintah provinsi Sulut."Untuk itu, sarana dan prasarana serta infrastruktur sekolah semua menjadi tanggungjawab pemerintah Provinsi melalui Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut," tegas Wagub Kandouw.

Namun kata dia, yang bertanggungjawab kita semua, baik dari pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten Kota dan lapisan masyarakat serta orang tua ikut bertanggunjawab terhadap keberadaan SMA sederajat dan SLB.
 Wagub Kandouw saat berada di SMA I Siau Timur
Selanjutnya target dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey bahwa dari Miangas hingga Pinogaluman mutu pendidikan di Sulut harus sama. "Untuk itu mulai dari sekarang kita sudah punya roadmap bagaimana meningkatkan pendidikan di Sulut terutama SMA/SMK/SLB ini supaya tidak hanya sederajat di seluruh Sulawesi Utara bahkan boleh diatas dibandingkan provinsi-provinsi yang lain di Indonesia. Infrastruktur nanti, atas nama pak Gubernur Olly, saya janji akan disempurnakan dan ditingkatkan. Tak lupa juga SDM tenaga pendidik Guru kedepan bersama pemerintah pusat akan kita tingkatkan kualitasnya," pungkas orang nomor dua Sulut ini.

Bupati Tonny Supit mengapresiasi bantuan yang diberikan pemerintah provinsi. "Kami juga memprogramkan terus memperbanyak lulusan sarjana warga Sitaro," tegas Supit.

Kabid Pembinaan SMA Dinas Dikda Sulut Arthur Tumipa menambahkan selain dua sekolah tersebut, bantuan juga akan disalurkan Pemprov Sulut di sejumlah sekolah di Sitaro. "Bantuan berupa pembangunan penambahan kelas, yang akan diberikan,"tambah Tumipa. (tim/sulutonline).