Gubernur Olly Hadiri HUT Ke-20 GBI Haleluya

Gubernur Olly Dondokambey SE saat menandatangani prasasti Gereja Bethel Indonesia (GBI) Haleluya di Desa Watutumou DuaGubernur Olly Dondokambey SE saat menandatangani prasasti Gereja Bethel Indonesia (GBI) Haleluya di Desa Watutumou Dua

Manado- Gubernur Olly Dondokambey SE saat menghadiri ibadah syukur peresmian yang dirangkaikan dengan HUT Ke-20 tahun Gereja Bethel Indonesia (GBI) Haleluya di Desa Watutumou Dua, Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara, Kamis (10/08/2017) siang menekankan, peran keluarga, pemuka agama dan jemaat di tengah masyarakat harus dioptimalkan.

"Fungsi pengawasan dan pembinaan serta kontrol sosial di masyarakat harus ditingkatkan. Itu dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan sekitar, berjemaat hingga satuan masyarakat yang lebih luas di samping terus menjaga mencintai dan menghormati NKRI serta mengamalkan idiologi Pancasila, Bhineka Tunggal Ika NKRI dan UUD1945," katanya.

Disamping itu, menurut Olly, diperlukan kerukunan dan kebersamaan untuk menjaga stabilitas keamanan daerah."Dengan mantapnya harmonisasi kehidupan yang rukun dan damai, menjaga stabilitas keamanan daerah melalui hidup dalam kerukunan dan kebersamaan, akan menjadi garasi berjalannya pemerintah pembangunan dan berbagai kegiatan kemasyarakatan, demi kemajuan daerah," ujarnya.

Masih dalam sambutan, terkait ibadah syukur peresmian yang dirangkaikan dengan HUT Ke-20 tahun Gereja Bethel Indonesia (GBI) Haleluya, Gubernur Olly mengutip Mazmur 127:1 yang menyebutkan, Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,sia-sialah usaha orang yang membangunnya."Firman memberikan pemahaman teologis bagi kita, bahwa sesungguhnya pembangunan gedung gereja ini boleh terselesaikan hanya karena turut campur tangan Tuhan. Maka dari itu, jemaat di tempat ini harus dapat merawat menjaga dan memelihara serta memanfaatkan gedung gereja ini sebaik mungkin sebagaimana yang menjadi fungsi utamanya, sehingga kedepan gereja ini mampu turut serta menuntun jemaat untuk berkumpul bersekutu dan melayani," imbuhnya.

Oleh karenanya, dikatakan Gubernur Olly, sebagai bentuk syukur akan karunia dan anugerah Tuhan atas pertambahan usia pelayanan gerja harus dijadikan sarana untuk mengevaluasi."Maka patut kita jadikan momentum ini untuk mengevaluasi diri sekaligus meningkatkan pelayanan persekutuan dan kebersama serta kualitas hidup di dalam Tuhan,: tandasnya.

Dalam suasana syukur itu Olly memberikan sumbangan Rp 25 juta untuk pembangunan gereja. Adapun kegiatan itu turut dihadiri Kepala Dinas Impraskim Ir Eddy Kenap, Ketua Umum BPH GBI Pdt DR Aparlin Marbun, Gembala GBI Haleluya Pdt Drs Freddy F Lendo, Ketua panitia Pdm Sandra Kumentas-Item. (tim/sulutonline)