Serahkan Remisi Pada Napi di HUT RI Ke 72, Wagub Kandouw : Jangan Balik Lagi di Rutan

Wagub Kandouw saat menyerahkan SK Remisi bagi narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIAWagub Kandouw saat menyerahkan SK Remisi bagi narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA

Manado-Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkuham) memberikan hadiah kepada narapidana yang ada di Sulawesi Utara dengan pemotongan masa tahanan atau remisi terhadap 1.402 narapidana. Dari total ini ada 30 narapidana mendapatkan remisi langsung bebas. Pemberian remisi ini dirangkaikan dengan upacara memperingati Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72. Di mana, Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw menjadi pembina upacara di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA, Kamis (17/08/2017).

Saat memberikan remisi secara simbolis, Wagub Kandouw meminta kepada dua narapidana agar tidak melakukan kejahatan yang sama atau yang lainnya.“Jangan balik lagi ke Rutan (Rumah Tahanan),”ingat Wagub Kandouw.
Wagub Kandouw saat membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Hamonangan Laoly
Sementara itu, Wagub Kandouw saat membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Hamonangan Laoly mengatakan semua masyarakat Indonesia diminta untuk mensyukuri Negara Indonesia bisa berada pada HUT ke-72. Bangsa Indonesia masih mampu eksis dan berdiri kokoh berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

“Karunia ini patut kita syukuri, kita bisa mampu eksis berdiri kokoh hingga saat ini. Oleh karena itu maknailah dengan sungguh-sungguh dan tanamkan empati untuk tetap mengingat masa lalu perjuangan para pahlawan kita,” terang Wagub Kndouw saat membacakan sambutan menteri.
 Wagub Kandouw saat menjadi Irup dalam upacara penaikan bendera Merah Putih di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA
Ia juga meminta semua masyarakat di Tanah Air mengikuti sesuai tema yang digaungkan, yakni ‘Indonesia Kerja Bersama.“Tema ini sangatlah tepat. Marilah kita bersama bergandeng tangan, bahu membahu membangun negeri yang kita cintai ini Indonesia,” tandasnya.

Dikatakan, sudah saatnya mengubah cara pandang, pola pikir sikap dan perilaku, dan cara kerja yang berorientasi pada kemajuan dan kemoderenan, sehingga Indonesia menjadi bangsa yang besar serta mampu berkompetisi di tingkat dunia dan harus diwujudkan meskipun itu tidak mudah tetapi harus tetap optimis.

“Dirgahayu Indonesia, Tuhan Yang Maha Esa akan senantiasa menjagamu, dan kami siap menjadi pelindungmu. Jayalah Bangsaku, Jayalah Negeriku,”tegas Wagub Kandouw. Turut hadir dalam upacara sekaligus pemberian remisi ini, antara lain Forkopimda, Jajaran Eselon 2 Pemerintah Provinsi Sulut. (tim/sulutonline).