Umat Non Kristiani Antusias Sambut Pengucapan, GSVL-Mor: Terima Kasih Seluruh Warga Manado

Foto bersama GSVL-Mor didampingi Ketua TP PKK dan Wakil Ketua TP PKK ManadoFoto bersama GSVL-Mor didampingi Ketua TP PKK dan Wakil Ketua TP PKK Manado

>Manado-Cerdas dan Hebat luar biasa ! pelaksanaan Closing Ceremony Thanksgiving Manado Fiesta 2017 yang dipusatkan di Taman Berkat Boulevard Manado, Minggu (10/09/2017). Selain umat Kristiani, juga tak kalah antusias warga Muslim, Hindu Budha ikut ambil bagian dalam pelaksanaan “Hari Pengucapan Syukur Perdana Kota Manado”. Bahkan, terlihat sejumlah turis mancanegara ikut enjoy menikmati sajian makanan beraneka ragam yang dibawah warga Kota Manado.

Tak tanggung-tanggung warga Muslim Manado asal Gorontalo dan Makassar sangat all out dengan menampilkan berbagai menu khas daerahnya masing-masing. Demikian juga dengan warga Manado asal Bali dengan menampilkan tarian khas Bali. Sementara, warga Manado Minahasa tampil dengan makanan khas termasuk makanan ekstrim.
Tampil dengan pakaian adat dalam thanksgiving Manado Fiesta 2017
“Bukan main, pengucapan perdana Kota Manado sangat meriah. Inilah gambar masyarakat multi etnis yang mendiami Kota Manado,”ujar bapak Basri warga Manado asal Bugis Makassar.”Setidaknya ini awal yang baik. Dimana, Walikota GSVL dan Wawali Mor berhasil menampilkan kebersamaan dalam ke- bhineka tunggal ikaan- dalam thanksgiving Manado Fiesta 2017,”timpal salah satu tokoh agama Islam warga Manado asal Gorontalo.
Turis mancanegara ikut makan dalam Thanksgiving Manado Fiesta 2017
Pun, sejumlah turis terlihat sangat menikmati keanekaragam budaya dalam thanksgiving Manado Fiesta 2017.”Fantastic ! Amazing!,”seru Shelly dua turis asal Perancis dan Inggris sambil ikut menari Masamper yang sebelumnya ikut makan bersama dalam acara yang dibuka Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE dan ditutup Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut. Turut hadir Forkompimda Sulut, Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, Ketua MUI Sulut, Ketua PHBI Manado, FKUB, BKSAUA, Perangkat Daerah Pemkot Manado, Kerukunan Keluarga Kawanua Jakarta dan ratusan warga Manado yang berasal berbagai daerah.
Semarak tari Masamper bersama turis mancanegara dalam Thanksgiving Manado Fiesta 2017
Komandan Resor Militer (Danrem) 131 Santiago Brigjen TNI Sabar Simanjuntak mengingatkan tentang ancaman terorisme. Sehingga, kegiatan Manado Fiesta yang mengedepankan semangat toleransi antar umat yang berbeda keyakinan, akan meredam serta memperkecil ruang gerak teroris di daerah ini"Ancaman teroris patut kita waspadai. Tetapi apa yang dilakukan pemerintah dan masyarakat Kota Manado dengan melaksanakan iven pariwisata dalam thanksgiving Manado Fiesta dengan melibatlan seluruh agama dan suku di Manado sangat baik bagi kebersamaan," ujar Danrem saat memberikan arahan dan sambutannya.
Berbagai menu khas Gorontalo dan Makassar ikut mewarnai Thanksgiving Manado Fiesta 2017
“Terima kasih kepada seluruh warga Kota Manado asal Gorontalo, Makassar, Jawa. Kalimantan. Sumatèra. Ternate dan warga Sulut umumnya dan lebih khusus Manado yang turut andil dalam mensuksesķan pengucapan syukur atas BERKAT ALLAH ýang diberikan. Kota Manado aman. Di Manado torang hidup rukun aman dan damai tanpa membedakan suku, agama dan ras. Torañg samua basudara. Torang samua ciptaan TUHAN,”kata GSVL-Mor.
Warga Manado asal Bali tampil dengan tarian
Menariknya, sore hingga malam thanksgiving Manado Fiesta 2017 yang juga dilaksanakan warga Kota Manado secara pribadi maupun berkelompok, memadatkan sejumlah jalan. Bahkan, di jalan Sudirman atau tepatnya Kelurahan Komo Luar dan Kelurahan Lawangirung atau Kampung Kodo yang notabene kawasan Muslim, terlihat membuat tenda-tenda dalam pengucapan syukur perdana ini. Pastinya, pelaksanaan Thanksgiving perdana Kota Manado 2017 berlangsung aman meriah dan sukses.(tim/sulutonline).