Buka SMST GMIM Ke-30, Gubernur Olly : Sidang Tahunan Ini Mampu Gelorakan Spirit Pelayanan GMIM

Gubernur Olly memimpin pemukulan Tetengkoren sebagai tanda dimulainya Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST) ke-30.pngGubernur Olly memimpin pemukulan Tetengkoren sebagai tanda dimulainya Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST) ke-30.png

Manado-Bunyi Tetengkoren bergema di GMIM Sentrum Borgo, Tanawangko, Minahasa, Senin (02/10/2017) siang ketika dipukul bersamaan oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, bersama Sekretaris Umum PGI Pdt. Gomar Gultom, Ketua BPMS GMIM Pdt Dr HWB Sumakul MTh serta pejabat lainnya sebagai pertanda resminya pembukaan Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST) ke-30. Sidang akbar tersebut berlangsung selama empat hari mulai tanggal 2 hingga 5 Oktober 2017.

Gubernur Olly menyatakan harapan agar agenda SMST mampu memberikan pencerahan sekaligus kontribusi positif hingga tercapainya tujuan pelayanan bagi kemuliaan dan keagungan Tuhan di bumi nyiur melambai."Saya harap pelaksanaan sidang tahunan ini mampu menggelorakan kembali spirit dan mengokohkan komitmen pelayanan seluruh komponen GMIM," kata Gubernur Olly.
Gubernur Olly bersama Ketua Dewan Andre Angouw, Ketua BPMS GMIM Pdt Dr HWB Sumakul MTh dan Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut saat pembukaan Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST) ke-30.
Orang nomor satu di Sulut itu juga menyinggung perkembangan dunia saat ini yang menyebabkan kondisi pelayanan gereja yang semakin kompleks."Kondisi yang kompleks ini ini menuntut gereja secara kontinyu melakukan penataan dan pembenahan diberbagai aspek agar tidak terbuai dengan kondisi yang dapat mengakibatkan merosotnya kualitas iman jemaat," ujarnya.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi keadaan itu, Gubenur Olly mengingatkan seluruh komponen GMIM yang terlibat dalam agenda SMST mampu mengambil langkah penataan organisasi kedalam maupun keluar dan evaluasi terhadap berbagai program pelayanan yang telah dilakukan."Penataan sistem pelayanan di lingkungan gereja menjadi suatu hal yang penting dan strategis untuk dilakukan guna menjadikan gereja yang mampu mengantisipasi dinamika pelayanan ke depan," bebernya.
 Suasana pembukaan Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST) ke-30
Lebih jauh, Gubernur Olly mengajak semua perserta SMST GMIM ke-30 dapat mengikuti seluruh agenda persidangan dan mengandalkan tuntutan Tuhan sehingga sidang tahunan itu benar-benar menghasilkan perubahan ke arah yang lebih baik."Marilah kita bersama-sama memajukan GMIM sehingga semakin berkualitas dan kokoh dalam persaudaraan yang rukun dan damai," imbuhnya.

Menariknya, setelah menyampaikan sambutan, Gubernur Olly memberikan bantuan secara simbolis dua perahu ketinting kepada Kelompok Nelayan Tuna dan Kelompok Nelayan Berusaha dari Desa Borgo.

Sebelumnya, Ketua Umum Panitia SMST GMIM ke-30 Ir Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan dalam sambutan yang dibacakan Ketua Harian Dr Olga Sajow-Singkoh MHum menjelaskan tujuan dilaksanakannya SMST."Sidang ini akan mengevaluasi kinerja pelayanan, program serta ABP tahun 2017. Selain itu juga untuk menjabarkan rencana strategis ke dalam program dan anggaran serta menetapkan ABP Tahun pelayanan 2018," katanya. Adapun pertemuan itu turut Sekretaris Umum BPMS GMIM Pdt Hendry Runtuwene STh MSi, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut, Bupati Minahasa Drs Jantje Sajow dan Kepala Biro Umum yang juga Plt Kepala Biro PKKP Clay June Dondokambey SSTP MAP. (tim/sulutonline)