GSVL-Mor Hadiri Bimtek Penyusunan Renstra 2018, Walikota Minta Dukungan Dana Untuk Manado Fiesta 2018

Walikota GSVL memberikan sambutan dalam Bimtek Penyusunan Renja tahun anggaran 2018Walikota GSVL memberikan sambutan dalam Bimtek Penyusunan Renja tahun anggaran 2018

Manado-Untuk membantu Perangkat Daerah (PD) dalam menyusun Rencana Kerja (Renja) Pemerintah Kota (Pemkot) Manado Tahun Anggaran 2018, Badan Perencanaan dan Penelitian Pembangunan (Bapelitbang) Kota Manado melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Swissbel Maleosan Hotel, Senin (16/10/2017) siang hingga malam.

Acara yang diikuti para kepala PD, Camat serta Kepala Bagian dan beberapa staf yang berkompeten dalam penyusunan Renja itu dihadiri Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE dan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Drs Rum Dj Usulu.
 GSVL-Mor didampingi Sekdakot Drs Rum Usulu saat Bimtek Penyusunan Renstra 2018
Kepala Bapelitbang Manado DR Liny Tambajong mengatakan Bimtek yang dilaksanakan pihaknya dimaksudkan agar dalam penyusunan Renja, setiap PD akan mengetahui dan mampu menyusun Renja tahun 2018 sesuai visi dan misi Kota Manado. "Masih banyak Perangkat Daerah yang tidak tahu masuk di misi yang mana dari kata CERDAS. Makanya, dalam Bimtek ini, kami akan jelaskan supaya paham saat penyusunan Renja tiap-tiap Perangkat Daerah," jelas Kaban Liny.

Sementara, Walikota GSVL meminta Bapelitbang untuk memasukan program dan anggaran berbagai iven di Kota Manado tahun 2018 nanti, termasuk Manado Fiesta 2018. "Silahkan Bapelitbang masukan anggaran sesuai program kerja kita di tahun 2018. Ada agenda-agenda penting yang akan dilaksanakan termasuk didalamnya Manado Fiesta 2018. Kita butuh dukungan dana, karena Manado Fiesta tahun 2018 meliputi darat, laut dan udara," ujar Walikota GSVL.
ASN jajaran Pemkot Manado saat mengikuti Bimtek Penyusunan Renstra 2018
Menurutnya, dukungan juga perlu diberikan untuk penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2006 tentang kebersihan. Dimana, mulai tahun 2017 ini, para pelanggar yang membuang sampah sembarangan dikenakan denda atau kurungan penjara. "Mari kita dukung bersama menjadikan Manado kota yang bersih dengan tidak membuang sampah sembarangan. Kalau kedapatan lewat Operasi Tangkap Tangan atau OTT, kita akan proses hukum. Oleh karena itu, kita masih akan lanjutkan program ini tahun depan," ujar Walikota pilihan rakyat Manado tersebut.(tim/sulutonline)