Perayaan Perdamaian Jepang 2018 Bakal Dilaksanakan di Manado, Walikota GSVL Terima Kunjungan Konjen Jepang

Walikota GSVL saat menyerahkan cinderamata berupa Plakat kota Manado pada Konjen Jepang Miyakawa KatsutoshiWalikota GSVL saat menyerahkan cinderamata berupa Plakat kota Manado pada Konjen Jepang Miyakawa Katsutoshi

Manado-Nama Kota Manado ternyata telah dikenal luas masyarakat di negara Jepang. Selain karena Jepang pernah tercatat dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan, juga karena orang Jepang telah berbaur dengan masyarakat Kota Manado dan telah menjadi bagian kota ini. Sekira 50 orang Jepang sekarang ini telah menjadi warga Kota Manado dan kawin dengan orang Manado. Sehingga, Kota Manado merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan orang Jepang.

Hal itu terungkap saat Kepala Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang Miyakawa Katsutoshi bertemu Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, di rumah dinas Walikota Manado, kawasan Bumi Beringin, Kecamatan Wenang, Rabu (18/10/2017) siang. Dalam pertemuan yang penuh keakraban tersebut, Miyakawa Katsutoshi mengaku senang berada di Kota Manado. Dengan bahasa Indonesia yang cukup fasih, dirinya menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan iven pariwisata Manado Fiesta tahun 2018 mendatang. Bahkan, Katsutoshi berkeinginan untuk merayakan Perayaan Perdamaian Jepang ke-60 tahun bertepatan dengan Manado Fiesta pada 31 Agustus hingga 7 September 2018 mendatang.
 Tukaran cinderamata Konjen Jepang Miyakawa Katsutoshi saat bertemu Walikota GSVL, di rumah dinas Walikota Manado, kawasan Bumi Beringin
“Orang Jepang yang tinggal di Manado ada 50 orang, rata-rata dari mereka telah kawin dengan orang Manado. Tahun 2018 adalah tahun istimewa perayaan perdamaian Jepang ke-60 tahun, dan akan merayakannya bersama dengan Kota Manado pada saat penyelenggaraan Manado Fiesta tahun 2018 nanti,” ujar Katsutoshi.

Menurutnya, sekarang ini Pemerintah Jepang sedang membantu Indonesia khususnya Kota Manado dalam penguasaan bahasa Jepang. “Jepang sedang membantu penguasaan bahasa Jepang kepada guru-guru di Manado sampai bulan Maret 2018, dengan melibatkan 6 pengajar dari Jepang,” tukasnya.
PERSAHATAN jabat tangan Konjen Jepang Miyakawa Katsutoshi dengan Walikota GSVL untuk memajukan Kota Manado
Sementara, Walikota GSVL atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menyambut baik kehadiran Kepala Konjen Jepang di Kota Manado. Diharapkan dengan pertemuan yang dilakukan antara dirinya dengan Katsutoshi membawa dampak positif bagi pembangunan di Kota Manado. “Terima kasih saya bersama masyarakat Kota Manado, kepada Konjen Jepang atas kedatangannya ke Manado. Ini akan membawa dampak positif bagi kota kita. Terutama dalam pengembangan pendidikan dan pariwisata,” tukas Walikota GSVL.

Terkait keinginan Pemerintah Jepang untuk ikut merayakan Perayaan Perdamaian Jepang bertepatan dengan Manado Fiesta 2018, Walikota GSVL menyatakan dukungannya. “Saya yakin pasti banyak wisatawan asal Jepang akan ke Manado untuk merayakan Perayaan Perdamaian Jepang bersama masyarakat Kota Manado yang sedang melaksanakan Manado Fiesta pada tahun 2018 mendatang,” pungkas orang nomor satu di ibukota Propinsi Sulawesi Utara itu yang turut didampingi Asisten 2 Hendrik Warokka SPd dan Kadis PUPR DR Bartje Assa.(tim/sulutonline)