TOPP USA Terus Lestarikan Bahasa Toudano

Kasubag Pengumpulan dan Penjaringan Informasi Vanda B Jocom MSi  Foto bersama TOPP USA pada saat pertemuan bulanan Sabtu 22 April di Beaumont California USAKasubag Pengumpulan dan Penjaringan Informasi Vanda B Jocom MSi Foto bersama TOPP USA pada saat pertemuan bulanan Sabtu 22 April di Beaumont California USA


Manado
-Berada jauh dari tanah kelahiran bukan berarti melupakan adat, tradisi, bahkan bahasa daerah. Malah kerinduan untuk lebih memajukan dan melestarikan budaya daerah semakin besar.Hal ini juga yang dirasakan dari komunitas rukun Tondano Pante dan Pesisir (TOPP) yang ada di Amerika Serikat.

Rukun yang terdiri dari perkumpulan orang-orang Tondano Pante dan Pesisir danau Tondano ini sengaja dibentuk sebagai sarana pelestarian budaya dan pertemuan orang Tondano yang sudah menetap di Amerika.

‘’Sapa toro siwonta mewali-wali wo rior e nuwu’ta rei’ maliong? (apa yang bisa kita lakukan bersama supaya bahasa kita tidak punah?), tentunya dengan tetap melestarikan bahasa daerah tersebut dimana saja kita berada,’’ ujar Ketua Rukun TOPP USA Fredie Maramis, pada saat pertemuan bulanan rukun TOPP USA di Beaumont California, Sabtu (22/04) seperti dituturkan Kasubag Pengumpulan dan Penjaringan Informasi Vanda B. Jocom M.Si yang saat ini sedang tugas belajar disana.

Yang menarik dari rukun ini, setiap pertemuan bulanan, para anggota rukun wajib berbincang dengan bahasa Toudano/Toulour. Padahal hampir sebagian besar anggota rukun sudah belasan tahun tinggal di Amerika, bahkan ada yang sudah puluhan tahun dan sudah tercatat sebagai warga Negara USA. Seperti halnya dengan salah satu anggota rukun TOPP USA Elvie Legoh. Wanita cantik asal Watumea ini tercatat sudah 23 tahun tinggal di Amerika. Tapi kalau diajak bicara bahasa Toudano, Elvie jagonya.

Bahkan dalam pertemuan rukun tersebut, Elvie sengaja membawa keponakannya Joan Legoh dari Swiss khusus hanya untuk berbicara bahasa Tondano di California. ‘’Rukun TOPP saat ini baru terbentuk di USA,’’ akunya pada Vanda B. Jocom M.Si yang pada kesempatan tersebut turut berbaur bersama dalam pertemuan bulanan rukun TOPP USA.

Menurut Maramis, dibentuknya rukun TOPP USA ini dikarenakan banyaknya orang Tondano pantai (Makalisung, Kinaleosan, Rerer, Kolongan, Wasangan, Kombi, Ranowangko, Kayubesi, Lalumpe, Maumbi, Seretan, Tulap, Kapataran, Kayuroya, Watulaney, Karor, Atep, Pante Kora-Kora) dan pesisir (Touliang Oki, Ranomerut, Tandengan, Eris, Telap, Watumea, Toulimembet, Tasuka, Kaweng, Kakas, Tountimomor, Paso, Sinuuyan, Keima, Remboken, Urongo, Peleloan, Tounsaru, Toulour ) di California.

Secara resmi rukun ini terbentuk pada 27 November 2010 atas prakarsa Grace Manampiring (asal Seretan dan Ranowangko II), Elvie Legoh (Watumea), Ros Tatilu (Kombi), dan Fredie Maramis (Touliang Oki).

Hal penting lainnya, rukun TOPP USA ini tidak hanya sekedar menggelar pertemuan bulanan, tapi ada beberapa hal konkrit yang diseriusi dalam rangka pembangunan daerah.Seperti hanya program tahun 2012 ini, TOPP USA akan mengadakan penggalangan dana dalam rangka membantu Pemerintah khususnya di Kabupaten Minahasa dalam upaya pemberantasan enceng gondok yang kalau tidak diseriusi dapat mengeringkan danau Tondano.

‘’Selain itu, kami juga sedang berpikir bagaimana bisa membantu para petani cengkih agar tiap kali panen cengkih bisa mendapat harga jual yang baik,’’ jelas Maramis sembari menambahkan bahwa sebelumnya, rukun ini juga sudah beberapa kali melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu warga korban letusan gunung Merapi dan Lokon.

Bantuan dalam bentuk uang cash tersebut ada yang diserahkan langsung, ada juga yang ditransfer ke pihak yang berwenang untuk mengelola pemanfaatan dana yang dimaksud. ‘’Jadi rukun ini tidak hanya sarana bakudapa tapi kami selaku pengurus dan anggota mau ada aksi nyata yang bermanfaat untuk Sulut,’’ tegas Maramis yang pada kesempatan tersebut didampingi Danny Manampiring dan Felix Singal. (Tim/sulutonline).

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options