Walikota GSVL Akui Almarhum Fredy Tinangon Miliki Kualitas Hidup Yang Baik

GSVL-Mor bersama jajaran Pemkot Manado saat menyanyikan lagu pujian dalam ibadah pemakaman alm Fredy Engelbert Tinangon, ayah tercinta Kepala Inspektorat Manado Drs Musa Hans Tinangon Msc, di Desa TelapGSVL-Mor bersama jajaran Pemkot Manado saat menyanyikan lagu pujian dalam ibadah pemakaman alm Fredy Engelbert Tinangon, ayah tercinta Kepala Inspektorat Manado Drs Musa Hans Tinangon Msc, di Desa Telap

Dari Ibadah Pemakaman Ayah Tercinta Kepala Inspektorat Manado di Desa Telap

Manado-Meski harus menghadapi dukacita yang mendalam atas meninggalnya almarhum Fredy Engelbert Tinangon (94), namun keluarga besar Tinangon Tumewan diajak untuk bersyukur karena semasa hidup almarhum telah memiliki kualitas hidup yang baik. Hal itu dikatakan Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA saat menyampaikan sambutan dalam ibadah pemakaman almarhum Fredy Engelbert Tinangon, ayah tercinta Kepala Inspektorat Manado Drs Musa Hans Tinangon Msc, di Desa Telap, Kecamatan Eris Minahasa, Selasa (14/11/2017) sore.

Menurutnya, tidak banyak orang yang memiliki kualitas hidup yang baik seperti almarhum yang mencapai umur 94 tahun. "Ditengah dukacita yang dialami Keluarga Besar Tinangon Tumewan atas meninggalnya almarhum Bapak Fredy Engelbert Tinangon, saya mengajak keluarga untuk bersyukur, karena Tuhan telah menghadirkan seorang ayah, opa, saudara dengan kualitas hidup yang baik," ujar Walikota GSVL.
 Walikota GSVL saat memberikan penguatan iman bagi keluarga yang ditinggalkan
Dikatakan orang nomor satu di Manado itu, berapapun umur yang dicapai bukan menjadi ukuran, tetapi yang terpenting adalah kualitas hidup yang dihasilkan. "Hidup dan mati manusia adalah bagian dari rencana Tuhan. Berapapun umur kita bukan masalah, yang terpenting adalah kualitas hidup kita," tukas Walikota GSVL.

Sebagai pemerintah Kota Manado, tandas Walikota pilihan rakyat Manado itu, dirinya merasa kehilangan sosok almarhum yang turut berjasa dalam penerintahan Kota Manado. Dimana, Drs Musa Hans Tinangon MSc dan Nindya Tinangon, anak dan cucu almarhum telah menjadi bagian dari Pemkot Manado. "Atas nama pribadi, keluarga, pemerintah dan masyarakat Kota Manado, saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya almarhum," ujarnya.
Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE menyerahkan santunan duka dan akta kematian kepada keluarga almarhum
Dalam kesempatan itu, Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE menyerahkan santunan duka dan akta kematian kepada keluarga almarhum. "Ini merupakan program pemerintah Kota Manado, dimana setiap ada warga Kota Manado yang meninggal, kami memberikan santunan duka dan menyerahkan akta kematian kepada keluarga," pungkasnya.

Walikota GSVL, Wawali Mor bersama Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado Imelda Bastiaan Markus, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny Rum Usulu, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahtetaan Rakyat Micler CS Lakat SH MH, serta para kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah se-Kota Manado, turut mengikuti ibadah pemakaman yang berlangsung khidmat apalagi almarhum dikenal sebagai Veteran Perintis Kemerdekaan. Tampak pula sejumlah personil anggota Tim GEMPITA (Gerakan Masyarakat Pintar dan Taat Aturan) Kota Manado yang dikomandani Drs Musa Hans Tinangon MSc.(tim/sulutonline)