Tunjang Program ODSK, DLH Sulut Bahas KLHS RIPPARDA

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sulut, Ir Marly E GumalagKepala Dinas Lingkungan Hidup Sulut, Ir Marly E Gumalag

Manado-Sulawesi Utara melalui kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw (ODSK) sedang giat-giatnya melakukan pembangunan diberbagai sektor, sehingga diperlukan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) melalui Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (RIPPARDA) sehingga dapat menginformasikan menyangkut kapasitas daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup untuk pembangunan.

“Serta perkiraan mengenai dampak dan resiko lingkungan hidup dan kinerja layanan jasa ekosistem dan efisiensi pemanfaatan sumber daya alam,”terang Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sulut, Ir Marly E Gumalag didampingi Kabid Tata Lingkungan Tinny Tawaang SH, Rabu (06/12/2017).

Lanjut Gumalag, dokumen kajian lingkungan hiudp strategis (KLHS), adalah salah satu instrumen pencegahan dan pengendalian kerusakan lingkungan hiudp.”Dimana pemerintah daerah wajib membuat dan menyusun dokumen KLHS untuk setiap dokumen perencanaan pembangunan daerah speerti RPJPD, RPJMD, RTRW maupun rencana beserta rincian program yang berpotensi menimbulkan dampak dan resiko lingkungan termasuk rencana induk pembangunan kepariwisataan daerah,”terangnya.

Ditambahkan, hal ini untuk memastikan prinsip pembangunan berkelanjutan menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah dan kebijakan, rencana atau program yang diusulkan dalam mempertimbangkan prinsip pembangunan berkelanjutan, baik untuk kepentingan ekonomi,sosial dan lingkungan hidup.

“Dengan adanya dokumen ini dapat meminimalisasi permasalahan lingkungan yang terjadi sehingga pembangunan yang berkelanjutan dapat diwujudkan di provinsi Sulut, seiring dengan pencapaian Sulut Hebat ditahun 2021, terutama dalam menunjang program Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw melalui Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK),”ingat Gumalag yang dibenarkan Tawaang.(tim/sulutonline).