Pemprov Sulut Gerak Cepat Bantu Korban Banjir, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrim

Rapat penanggulangan bencana bersama Pemprov, TNI, Polri, BPBD, Tagana, SKPDRapat penanggulangan bencana bersama Pemprov, TNI, Polri, BPBD, Tagana, SKPD

Manado-Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov) bekerja sama dengan pihak TNI tanggap darurat terhadap bencana Sulut, terus melakukan rapat mendadak, di kantor gubernur Sulut, Sabtu (15/12/207) malam, menyusul curah hujan yang tidak berhenti dan mengakibatkan beberapa daerah sudah tergenang banjir dan tanah longsor. Pemerintah provinsi melalui Plh Sekdaprov Jhon Palandung memimpin langsung rapat yang dihadiri Asisten III Ir Roy Roring, Kepala BPBD Ir Noldy Liow, Kepala Balai Sungai Jidin Watania beserta para Kepala SKPD jajaran Pemprov Sulut.

Dalam rapat beberapa bantuan mengalir dalam rapat tersebut. 500 makanan siap saji dari Bank Artha Graha dari BPBD berupa Selimut dan tikar, Dinas Sosial berupa supermie dan Dinas Kesehatan kue -kue dan Aqua bantuan langsung disalurkan.
Penyaluran bantuan bagi korban bencana oleh tim Pemprov Sulut
Menurut Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam video call dengan Plh Sekdaprov Jhon Palandung, mengatakan di perintahkan agar semua instansi harus secepatnya bergerak. Data yang di miliki harus cepat dikabarkan secepatnya bagaimana perkembangam Sulut. "Kalau kurang bantuan kemanusiaan langsung kabarkan saya dan akan secepatnya saya suruh mengantakan bantuan pada besok pagi , karena itu sekarang harus segera laporkan laporkan bagaimana situasinya," tandasnya.

Lanjutnya, tenaga bantuan akan secepatnya dikirim karena itu secepatnya kabarkan dan itu secepatnya ditunggu. Dan untuk Sabtu malam, atas perintah Bapak Gubernur bantuan langsung diberikan Pemprov Sulut di bawah pimpinan Plh Sekprov Jhon Palandung dan Asisten 3 Roy Roring , Kaban BPBD Noldy Liow, Kadis Sosial Grace Punuh, Kadis Kesehatan Debby Kalalo, Kaban Kesbang Evans Liow, Kadis PU Steve Kepel, Kasat Pol PP Edison Humiang , Karo Infrastruktur Jemmy Ringkuangan , Plh Karo Protokol Kerjasama dan Komunikasi Publik Ferry Sangian langsung turun ke lokasi korban banjir dan tanah longsor membawa bantuan.
Tim Pemprov saat dimpin Plh Sekdaprov Sulut Drs Jhon Palandung saat turun lapangan
Tempat yang di kunjungi diantaranya di posko -posko pengungsi Jemaat GMIM Abraham Sario, Sario utara lingkungan 2, Taas lingkungan 6 Banjer dan Paal 4. Sesuai data sementara diberikan bantuan diantaranya 5000 dos air mineral, 5000 mie instan, 200 karung beras, 15.000 makanan siap saji, serta 500 paket ikan kaleng.
Penyerahan bantuan makanan siap saji oleh Mitra SP3 KUR Artha Graha PT Budimas & PT Roka Berkat Abadi, didamping Pemprov Sulut, Karo Infrastruktur Jemmy Ringkuangan dan Sekretaris Bappeda Sulut Randy Rompas, kepada masyarakat korban banjir Manado.

Sementara, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah Sulawesi Utara (Sulut) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem, Minggu (17/12/2017). Menurut prakiraan cuaca sementara yang mereka rilis, cuaca ekstrem hujan sedang hingga lebat disertai petir bakal terjadi di daerah Bolaang Mongondow (Bolmong) dan Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Di seluruh Sulut suhu udara rata-rata 19 sampai 33 derajat celsius, kelembaban udara rata-rata 60 hingga 95 persen, dan angin rata-rata bertiup dari arah Barat Daya ke Barat dengan kecepatan sepuluh hingga 30 kilometer per jam. Sementara, potensi hujan disertai angin kencang diprakirakan bakal terjadi di Kepualauan Sangihe dan Talaud."Waspada cuaca ekstrem di empat wilayah itu," tulis Prakirawan BMKG Wilayah Sulut Muh Nur Hady. Sedangkan, seluruh daerah di Sulut selain keempat daerah tadi, berpotensi hujan ringan bersifat lokal.(tim/sulutonline).