Gubernur Olly Live WA Pantau Bencana di Sulut

a banjir dan tanah longsorGubernur Olly terus memantau via live WA untuk penanganan bencana banjir dan tanah longsor

Libatkan TNI/ Polri Turun Pantau dan Bantu Korban Bencana

Manado-
Kepedulian Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE atas bencana yang melanda Sulut, Sabtu (16/12/2017), patut diacungi jempol. Kendati sedang berada diluar negeri, namun terus berkoordinasi dengan seluruh pejabat Pemprov Sulut terkait siaga bencana yang sedang rapat di Kantor Gubernur, Sabtu malam, terkait penanganan dan distribusi bantuan. Orang nomor satu di Sulawesi Utara ini terus memantau live via WA bersama Plt Sekdaprov Jhon Palandung.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Olly, memerintahkan Tim Quick Respon Pemprov Sulut Tanggap Bencana Banjir langsung ke lokasi bencana. "Langsung kelokasi banjir dan bencana, berikan bantuan dan amankan masyarakat," instruksi gubernur Olly via live WA.
Tim Pemprov saat dimpin Plh Sekdaprov Sulut Drs Jhon Palandung saat turun lapangan
Palandung mengatakan, korban bencana di 25 titik, adapun bantuan yang langsung diberikan antara lain 5000 dos aqua, 5000 supermie, 200 karung beras, makanan siap saji 15.000 dos, ikan kaleng 500 dos"Masyarakat tetap waspada dan yang berada di lokasi rawan longsor segera mengungsi ke tempat aman," kata Palandung. Turut dalam rapat unsur Forkompimda serta tim Tanggap Darurat BPBD Sulut.

Sementara, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah Sulawesi Utara (Sulut) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem, Minggu (17/12/2017). Menurut prakiraan cuaca sementara yang mereka rilis, cuaca ekstrem hujan sedang hingga lebat disertai petir bakal terjadi di daerah Bolaang Mongondow (Bolmong) dan Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).
 TNI Polri ikut turun membantu evakuasi korban bencana
Di seluruh Sulut suhu udara rata-rata 19 sampai 33 derajat celsius, kelembaban udara rata-rata 60 hingga 95 persen, dan angin rata-rata bertiup dari arah Barat Daya ke Barat dengan kecepatan sepuluh hingga 30 kilometer per jam. Sementara, potensi hujan disertai angin kencang diprakirakan bakal terjadi di Kepualauan Sangihe dan Talaud."Waspada cuaca ekstrem di empat wilayah itu," tulis Prakirawan BMKG Wilayah Sulut Muh Nur Hady. Sedangkan, seluruh daerah di Sulut selain keempat daerah tadi, berpotensi hujan ringan bersifat lokal.(tim/sulutonline).