Wagub Kandouw Pimpin Ribuan ASN Pemprov Sulut Kerja Bakti Pasca Banjir

Wagub Kandouw saat memimpin ASN Pemprov Sulut bantu bersih bersih pasca banjir Kota ManadoWagub Kandouw saat memimpin ASN Pemprov Sulut bantu bersih bersih pasca banjir Kota Manado

Manado-Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven OE Kandouw saat memimpin apel kerja dan kerja bakti pasca banjir yang diikuti ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lapangan kantor Gubernur, Jumat (22/12/2017) pagi, mengajak seluruh ASN di jajaran Pemprov Sulut (sekitar 15 ribu ASN) untuk bersimpati terhadap masyarakat yang menjadi korban banjir sehingga dapat menjalani kehidupan seperti sebelum terjadi bencana.

"Kita harus bersimpati dan berempati ke korban banjir yang sebagian diantaranya ada juga yang akan merayakan natal. Marilah kita semua membantu mereka," katanya.
Wagub Kandouw pantau kondisi rumah ibadah Gereja termasuk Masjid pasca banjir sebelum Natal
Setelah apel, Wagub Kandouw bersama ribuan ASN yang telah dibagi penempatan lokasi kerjanya itu langsung bergerak ke lokasi-lokasi terdampak bencana banjir untuk membantu warga bersih-bersih. Terpantau, enam lokasi di kunjungi Kandouw bersama rombongan. Seperti Desa Pineleng II jaga tujuh, Karombasan Selatan lingkungan IV di Keluarga Mongkareng - Liando korban tanah longsor. Kelurahan Wanea lingkungan IV. Kelurahan Taas lingkungan I, di keluarga Kamasan - Najoan.

Kemudian, Wagub Kandouw mendatangi Masjid Al Mahawadah. Kelurahan Taas Lingkungan IV, dan berakhir di Kelurahan Wanea lingkungan IV, sekaligus menyerahkan bantuan dari Gubernur Olly Dondokambey SE kepada para korban banjir di beberapa lokasi.

Dalam kunjungannya, Wagub Kandouw banyak menyerap aspirasi masyarakat mulai dari belum adanya bantuan dari Pemerintah Kota Manado, perbaikan irigasi serta kerugian yang dialami.
Wagub Kandouw saat menyerahkan bantuan dari Gubernur Olly pada warga korban banjir Manado
Untuk itu, Wagub Kandouw mengimbau Pemerintah Kota Kabupaten yang mengalami bencana banjir untuk pro aktif terhadap para korban banjir."Pemprov harusnya hanya membantu dan mendukung dalam penanganan, bukan lagi bekerja keras. Ini kan yang besar wewenangnnya adalah pemerintah setempat yang dilanda bencana. Intinya itu kan ada di Pemkot. Kita hanya membantu semua Kabupaten Kota,"ingatnya.

Dikatakan, Pemerintah setempat juga harus optimal dalam menangani jangan semua harus berharap ke provinsi. Instruksi dari gubernur, kita semua harus optimal."Jika semua bekerja secara optimal pasti semangat dan giatnya akan sama dengan Pemprov dan pasca bencana ini pasti akan cepat teratasi," ungkapnya.

Kegiatan itu turut diikuti Plh Sekprov John Palandung, Asisten III Roy Roring, Kasat Pol PP Edison Humiang, Plh Karo Protokol Kerjasama dan Komunikasi Publik Fery Sangian, dan Kepala BPBD Noldy Liow.(tim/sulutonline).