ODSK Harap Pers Bersinergi Dengan Pemerintah, Alumni UGM Gandeng JIPS Satukan Persepsi dalam Dialog Akhir Tahun

 SulutKepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Sulut DR Jemmy Kumendong saat mewakili ODSK dalam dialog akhir tahun Peran Pers Dalam Pembangunan Sulut bersama Alumni UGM di Sulut

Manado-Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw (ODSK), melalui Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Sulut DR Jemmy Kumendong, saat membuka Diskusi Akhir Tahun "Peran Pers Dalam Pembangunan Sulut," memberikan apresiasi yang tinggi pada insan Pers di Sulut. Diakuinya pers sangat membantu dan menunjang program pembangunan Sulut.

“Untuk itu, ODSK mengharapkan kepada insan Pers di Sulut, untuk tetap bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam memajukan pembangunan yang ada didaerah bumi Nyiur Melambai Sulawesi Utara,”terang Kumendong dalam dialog akhir tahun yang digagas Alumni UGM di Sulut (Kagama) bekerjasama dengan Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS), di ruang FJ Tumbelaka, kantor Gubernur Sulut, Jumat (29/12/2017) pagi.

Dikatakan, peran pers dalam pembangunan itu penting sekali. Informasi pers tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat demi menunjang program pemerintah. Karenanya, Pers sebagai mitra pemerintah wajib memberitakan sesuai etika jurnalis."Kami pahami bersama sampai sekarang hubungan pers dengan Pemerintah Daerah Provinsi Sulut, berjalan dengan baik walaupun banyak dinamika yang dihadapi,"ungkapnya.

Selain itu, ODSK berharap agar media di Sulut, baik media cetak dan media elektronik yang ada di daerah senantiasa diharapkan ikut memberikan kontribusi positif dalam perannya mendukung perkembangan di daerah serta mampu menjadi media yang menjalin informasi dan aspirasi masyarakat."Tentunya, tetap menjaga indenpensi dalam menyuguhkan informasi kepada publik, karena dalam upaya mengontrol pembangunan masyarakat dapat menggunakan media sebagai jembatan komunikasi sehingga media harus menjadi agen perubahan sosial kearah yang lebih baik,"ingatnya.
Pengamat Politik Pemerintahan Sulut Taufik Tumbelaka saat membawakan materi pada dialog akhir tahun yang digagas Alumni UGM di Sulut bersama JIPS
Sementara, Pengamat Politik Pemerintahan Sulawesi Utara (Sulut) Taufik Tumbelaka saat membawakan materinya menyatakan ada beberapa hal peranan penting sebagai pers dalam pembangunan diantaranya: 1. Tegakkanlah FOUR ESTATE karena Pers adalah Penjaga Kewarasan Demokrasi. 2. Humanizing Development (Membangun Peradaban). 3. Tugas terberat adalah menjaga marwah profesi jurnalis itu sendiri. Menjaga terserang oleh oknum mengaku Jurnalis tapi merusak citra. 4. Konsultasi personal politik sudah tembus per jam 2 Uero = 2000.

Tumbelaka menyebutkan, Pembangunan bukan saja dari pemerintahan melainkan berbagai elemen. Baik masyarakat, swasta, termasuk didalamnya peran pers."Pers mendorong pembangunan secara tidak langsung dalam segi pemberitaan. seperti kita ketahui bersama bahwa pers merupakan pilar ke empat setelah eksekutif, legislatif, yudikatif. Perannya bukan saja mendorong dalam pembangunan infrastruktur, keamanan, ekonomi, pariwisata dan lain sebagainya. Selain itu, fungai pers juga mampu membangun opini publik sehingga dapat dievaluasi oleh pemerintah dan direalisasikan,"jelasnya.

Disisi lain ,Tumbelaka menilai di era kebebasan pers saat ini masih ada pemerintah yang alergi terhadap kritik."Padahal peran pers sangat penting untuk kemajuan pembangunan, terlebih di Sulut. Bahkan pemerintah yang elergi terhadap kritik sulit untuk maju," tandasnya.

Tumbelaka kemudian menuturkan, kehadirannya di Sulut sembilan tahun terakhir ini setelah menimba ilmu di tanah Jawa, ikut dibesarkan oleh insan Pers. “Pers juga ikut menambah ilmu pada saya dengan berbagai tulisannya. Faktanya, banyak ilmu dari teman pers telah menjadi bagian dari penambah wawasan saya,"ungkap putra dari Gubernur pertama Sulut, F.J Tumbelaka itu.

Turut hadir dalam Diskusi Akhir Tahun tersebut, Asisten III Setdaprov Sulut Ir Royke Roring, Pengamat Politik Pemerintahan Sulut Taufik Tumbelaka, Wartawan Senior Raymond Pasla, Para Akademisi, Alumni UGM serta seluruh anggota JIPS. (tim/sulutonline).