Tuange Resmi Gantikan Manalip, Wagub Kandouw: Mendagri Berpesan Jangan Ada Lagi Seperti Ini

Wagub Kandouw saat menyerahkan berkas SK Mendagri kepada Petrus Simon Tuange SSos MSiWagub Kandouw saat menyerahkan berkas SK Mendagri kepada Petrus Simon Tuange SSos MSi

Manado-Sejarah terukir. Menyusul hal ini menjadi yang pertama terjadi di Sulut dan Indonesia. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menonaktifkan Kepala Daerah dengan alasan tidak taat aturan. Surat Keputusan (SK) Mendagri nomor 131.17 – 17 Tahun 2018 tentang pemberhentian sementara Bupati Kabupaten Kepulauan Provinsi Sulut,Sri Wahyumi Maria Manalip SE selama 3 bulan dari jabatannya sebagai Bupati Talaud periode 2014-2019 dan digantikan oleh Petrus Simon Tuange SSos, MSi yang merupakan pasangannya sebagai Wakil Bupati.

SK tertanggal dikeluarkan pada 5 Januari 2018 tersebut telah diserahkan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw pada Tuange disaksikan unsur Forkompimda dan anggota Dewan Kabupaten Kepulauan Talaud di kantor gubernur, Jumat (12/01/2018) sekitar pukul 13.30wita sore.
Karo Pemerintahan Setdaprov Sulut DR Jemmy Kumendong saat menitipkan berkas SK untuk SWM
“Secara pribadi saya dan pak Gubernur, sebenarnya tidak menginginkan hal ini terjadi. Namun Negara kita ada aturan yang mengaturnya. Selain itu, ini juga menjadi warning bagi kepala daerah lainnya untuk taat aturan dan jangan buat aturan sendiri-sendiri. Pak Mendagri juga berpesan agar jangan ada lagi peristiwa seperti ini. Biarlah ini menjadi yang pertama sekaligus yang terakhir,”ingat Wagub Kandouw seraya menyerahkan berkas SK dari Mendagri saat didampingi Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Sulut DR Jemmy Kumendong.

Wagub Kandouw kemudian mengingatkan agar Bupati Tuange harus secepatnya membenahi roda pemerintahan di Talaud terutama penggunaan anggaran yang bertujuan untuk mensejahterakan rakyat.”Pesan saya koordinasi dan sinergitas dengan Pemprov Sulut sangat penting.”tegasnya.
 Foto bersama usai penyerahan berkas SK dari Mendagri
Kumendong menambahkan, selain SK penunjukan terhadap Wakil Bupati Talaud Petrus Simon Tuange, juga telah diserahkan SK pemberhentian sementara untuk Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip SE.”Sebenarnya Bupati harus hadir bersama-sama Wakil Bupati untuk menerima SK dari Mendagri tersebut, namun berhubungan Ibu Bupati tidak hadir maka SK dari Mendagri dititipkan melalui Wakil Bupati untuk disampaikan pada Bupati,”jelas Kumendong seraya menyerahkan SK tersebut pada Tuange.

Sementara Tuange kepada wartawan mengatakan, dirinya akan menjalankan tugas yang dipercayakan padanya sesuai amanat Undang-Undang.”Tentunya apa yang baik telah dilakukan oleh ibu Bupati akan saya lanjutkan. Saya akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemprov Sulut hingga akhir masa tugas saya,”katanya seraya mengakui bahwa waktu lalu, memang ada miskomunikasi antara Pemerintah Kabupaten Talaud dengan Pemprov Sulut.(Baca berita terakit: Belum Terima SK dari Mendagri ,SWM: Saya Masih Menjalankan Tugas Sebagai Bupati, red)-(tim/sulutonline).