Dua Jenderal Silaturahmi Dalam Acara Natal Bersama Ribuan Mahasiswa Papua di Sulut

Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito saat memberikan keterangan pada wartawanPangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito saat memberikan keterangan pada wartawan

Manado-Momentum perayaan Natal menjadi wahana sangat baik untuk acara silahturahmi antara Dua Jenderal yang merupakan teman seangkatan. Adalah Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito dan Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau, bertemu dalam acara Natal bersama ribuan mahasiswa asal Papua yang kuliah di berbagai universitas di Sulut. Tercatat sekitar 6000 mahasiswa asal Papua sedang menuntut ilmu di Sulut.

Acara Natal bersama yang digelar di kantor gubernur Sulut, Jumat (12/01/2018) di ruangan auditorium Mapalus tersebut menjadi momentum penting dan strategi dalam merajut kebersamaan dalam ke- Bhineka Tunggal Ika-an pada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau saat diwawancarai wartawan
“Terima kasih pada bapak jajaran Pemprov Sulut terutama Gubernur Sulut dan Wakil Gubernur Sulut yang telah menyediakan tempat yang baik untuk acara ini. Acara ini sangat baik dan penting untuk merajut kebersamaan melalui acara Natal bersama. Banyak hal yang terungkap saat dialog bersama mahasiwa tadi. Nah hasil dialog ini menjadi bahan bagi kami untuk terutama bagi mahasiswa asal Papua di Sulut. Sebenarnya mereka adalah orang Sulut asal Papua,”terang Ganip yang terkenal akrab dengan insan pers tersebut.
Pangdam XIII Merdeka dan Pangdam XVIII Kasuari selfie bersama wartawan di kantor gubernur Sulut
Senada dengan itu, Pangdam XVIII Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau, juga menyatakan terima kasih pada jajaran Pemprov Sulut terutama Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut yang menyediakan tempat yang baik untuk acara tersebut.”Pesan saya pada adik-adik mahasiwa asal Papua, belajarlah yang baik agar ilmu yang didapat bisa dimanfaatkan untuk daerah Papua. Saya juga memberikan motivasi pada mereka agar menjadi yang terbaik. Contohnya saya adalah Pangdam pertama yang merupakan putra asli Papua,”terangnya seraya mengingatkan agar para mahasiswa untuk menjauhi Minuman Keras beralkohol.

“Jika ada masalah jangan bertindak sendiri-sendiri agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Makanya pentingnya Komunikasi dan Kesetiaan agar bisa bertahan,”pesannya pada ribuan mahasiswa asal Papua di Sulut. (tim/sulutonline).